Kini Inggris Resmi Izinkan Hijabers Ikut Kompetisi Renang dengan Burkini

gomuslim.co.id- Saat ini marak wanita berhijab yang terjun ke dunia olahraga. Tapi, di sisi lain, dalam beberapa bidang olahraga ada peraturan yang tidak memberikan izin untuk mengenakan hijab, termasuk renang.

Di antara beberapa wanita dewasa maupun muslimah masih mengalami pelarangan pemakaian burkini atau baju renang yang tertutup dari kepala sampai kaki kecuali wajah biasa dikenakan hijabers.

Dengan adanya larangan tersebut membuat sejumlah hijabers di berbagai negara tidak bisa mengikuti kompetisi renang walaupun mereka punya potensi untuk menang. Namun kini angin segar mulai berhembus untuk para hijabers pecinta renang di Inggris karena telah resmi diizinkan mengenakan baju renang untuk Muslimah.

Saat ini para peserta untuk kompetisi perenang amatir telah diizinkan memakai burkini. Ini telah diresmikan oleh The Amateur Swimming Association (ASA). Perizinan tersebut dilakukan setelah adanya permintaan dari Muslim Women's Sport Foundation, Inggris, seperti dilansir dari publikasi Telegraph.

Kendati sudah ada peraturan menggunakan burkini namun setiap perenang wajib lapor terlebih dahulu kepada wasit sebelum berkompetisi. Wasit akan mengecek lebih lanjut apakah ada kecurangan dalam pilihan busana tersebut atau tidak. Namun perenang tidak perlu menjelaskan alasan mengapa ia memilih menggunakan burkini.

Ketua ASA, Chris Bostock berharap dengan adanya peraturan baru itu diharapkan semakin banyak Muslimah yang mengambil olahraga renang. "Ini adalah langkah yang sangat positif untuk kompetisi renang di Inggris dan salah satu yang kami harapkan bisa mendorong lebih banyak orang untuk mengikutinya. Kami ingin semua orang bisa mengeluarkan potensi mereka. Mewakili kompetisi renang nasional, dengan mengubah aturan-aturan ini berharap bisa mendorong generasi baru untuk mencintai renang," ujar Chris.

Di lain pihak, perwakilan dari Muslim Women's Sport Foundation, Rimla Akhtar menjelaskan bahwa saat ini partisipasi Muslimah dalam olahraga meningkat pesat. Oleh karena itu, ia dan tim berusaha untuk memudahkan para Muslimah agar bisa terus mengeksplor bakatnya.

"Sangat penting bahwa badan yang mengaturnya bisa menyesuaikan dengan pilihan mereka. MWSF merasa senang dan berterima kasih kepada ASA untuk hal ini. Kami berharap dapat terus bekerja sama untuk memastikan bahwa keputusan ini juga bisa diadopsi ke tingkat yang lebih tinggi lagi baik nasional maupun internasional," papar Rimla. (nat/Telegraph/dbs/foto ilustrasi: the guardian)


Back to Top