Bertemu Sejumlah Tokoh dan Ulama Tanah Air, Begini Kekaguman Zakir Naik Atas Keramahan Umat Islam Indonesia

gomuslim.co.id- Umat Islam Indonesia selalu terbuka kepada siapa saja yang ingin berkunjung ke Tanah Air. Apalagi jika lawatan itu dilakukan dalam rangka syiar Islam dan silaturrahim. Terbaru, tidak lama setelah kunjungan Raja Arab Saudi, Salman Bin Abdul Aziz AlSaud, ulama terkenal asal India, Dr. Zakir Abdul Karim Naik atau lebih dikenal dengan Zakir Naik pun datang ke Indonesia.

Dalam kunjungan ini, Zakir Naik mengaku kagum dengan keramahan umat Islam di Indonesia. Selama di tanah air, Zakir Naik bertemu dan bersilaturahmi dengan sejumlah tokoh Islam sekaligus membicarakan rencana kegiatannya di Indonesia pada awal April 2017 mendatang.

“Beliau kagum dengan keramahan umat Islam di Indonesia. Beliau juga senang melihat jumlah umat Islam yang banyak di Indonesia dan memiliki kerukunan beragama yang baik,” kata Hanny Kristianto, seorang panitia Persiapan Zakir Naik Visit Indonesia 2017, Selasa (07/03/2017).

Saat berkunjung ke Indonesia akhir pekan lalu, Zakir Naik bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Rumah Dinas Wakil Presiden, Sabtu 4 Maret 2017.  Dia juga bertemu dengan sejumlah tokoh dan ulama terkenal di tanah air, seperti Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Ust Arifin Ilham, Ust Abdullah Gymnastiar (Aa Gym), Ust Yusuf Mansyur, Muhammad Syafi'i Antonio, dan pengurus Majelis Ulama Indonesia.

“Beliau sudah kembali ke India Senin (6/3/2017). Kunjungan kemarin merupakan yang kedua kali ke Indonesia. Selain bersilaturahmi dengan ulama dan tokoh di tanah air, kesempatan ini digunakan untuk survei lokasi untuk kegiatan Beliau pada 1 sampai 9 April 2017 nanti,” ujar Hanny Kristianto.

Hanny Kristianto menjelaskan bahwa kegiatan Zakir Naik Visit Indonesia awal April akan digelar di sejumlah kota, yaitu di Yogyakarta; Pondok Pesantren Gontor, Kabupaten Ponorogo (Jawa Timur); Bekasi (Jabodetabek); dan Bandung (Jawa Barat). Acara ini dapat dihadiri siapa saja, termasuk kalangan non-muslim.

“Kami sengaja tidak hanya memfokuskan kegiatan di masjid saja, tapi juga di tempat yang lebih luas dan terbuka, seperti di auditorium, gelanggang olahraga, atau lapangan, agar siapa saja bisa hadir. Termasuk orang non-muslim bisa hadir agar dapat memahami tentang konsepsi Islam dengan benar, sehingga tidak ada lagi kesalahan memahami Islam,” tuturnya.

Hanny mengaku merasa bersyukur Zakir Naik bersedia datang ke Indonesia. Semua tak lepas dari dukungan dan undangan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Hamid Fahmy Zarkasyi (Pondok Pesantren Gontor), dan Din Syamsuddin (Muhammdiyah).

Sebagai informasi, Zakir Naik adalah seorang dokter lulusan University of Mumbai, India, yang  menjadi presiden Yayasan Riset Islam di Mumbai. Dia banting setir menjadi mubaligh karena mengaku terinspirasi pada ahli perbandingan agama Ahmad Deedat yang kemudian menjadi gurunya.

Ribuan orang selalu menghadiri orasinya. Dalam ceramahnya, Zakir Naik melakukan perbandingan agama, meluruskan paham Islam yang keliru dengan dalil Alquran dan Hadits yang shahih dan telah mengislamkan banyak orang.

Setiap kali ceramah, Zakir Naik yang dipuji karena hafalannya yang luar biasa membuka sesi pertanyaan dan debat. Menurut blog pribadinya, per 2013 dia telah melakukan lebih dari 2.000 ceramah di berbagai negara seluruh dunia, termasuk Amerika Serikat, Italia, Australia, Selandia Baru, Thailand dan Jepang. (njs/dbs)


Back to Top