Kini PNS di Palembang Wajib Bayar Zakat Mal Lewat Baznas

gomuslim.co.id- Kewajiban untuk membayar zakat mal dari gaji perbulan ke Badan Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Kota Palembang diwajibkan membayar zakat mal sebesar 2,5 persen dari gaji per bulan ke Badan Amil Zakat Nasional.

Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Palembang, Saim Marhadan mengatakan bila PNS yang bersangkutan tidak mentaati aturan tersebut maka terancam sanksi sesuai Peraturan Daerah No. 4 tahun 2017 yakni denda sebesar Rp 25 juta atau kurungan penjara selama empat bulan.

"Penerapan zakat ini diwajibkan bagi PNS beragama Islam yang sudah bergolongan III dan IV dengan penghasilan di atas Rp3,5 juta per bulan," ujar Saim.

Sementara itu, untuk menerapkan Perda ini, Baznas telah mensosialisasikannya ke OPD (Organisasi Perangkat Daerah), BUMN (Badan Usaha Milik Negara), dan BUMD (Badan Usaha Milik Daerah).

"Karena sifatnya wajib, baik itu secara agama, dan peraturan sehingga jika tiga bulan tidak dibayarkan maka sanksi akan diberikan," tukasnya.

Terkait teknisnya, Saim menambahkan nantinya OPD serta perusahaan tersebut akan membentuk Unit Pembayaran Zakat (UPZ) untuk menyetor zakat para PNS, langsung dipotong dari gaji mereka. "Untuk golongan I dan II, serta honorer dan TKS (Tenaga Kerja Sukarela) ini hanya infaq sukarela saja, dan sifatnya tidak wajib," terangnya.

Sebenarnya program pembayaran zakat bagi PNS kepada Baznas ini sudah berjalan cukup lama sesuai dengan UU No.23 tahun 2011 tentang pengelolaan zakat, Peraturan Pemerintah (PP) No.14 tahun 2014 tentang optimalisasi pengelolaan zakat, serta intruksi Presiden No 3 2014 tentang kewajiban PNS membayar zakat ke Baznas.

"Namun, karena memang belum ada sanksi terkait hal ini, sehingga pendapatan dari Zakat PNS belum optimal," katanya.

Bila semua PNS yang wajib membayar zakat mal menyetorkan ke Baznas maka diperkirakan dana yang dapat masuk ke kas Baznas mencapai Rp 500 juta per bulannya.  Namun, karena belum memiliki sanksi, sehingga dalam satu bulan Baznas hanya mendapatkan dana sekitar Rp 50 juta atau 10 persen dari target.

Lebih lanjut, Saim memaparkan jumlah total kas yang dimiliki Baznas Kota Palembang yang bersumber dari zakat ialah sebesar Rp 207.055.725,28, sedangkan infaq sebesar Rp 2.506.428.

Sementara itu, Baznas berharap agar kedepannya dari dana yang telah dikumpulkan nantinya Baznas akan mengembalikannya dalam program bedah rumah.

Ada dua unit rumah yang sudah pasti dibedah, yakni satu rumah di kawasan Jalan Perintis Kemerdekaan, serta satu rumah di kawasan Jalan Panca Usaha. "Dan masih ada beberapa data rumah lagi yang kita seleksi," ujar Saim. (nat/dbs)

 


Back to Top