Begini Aksi 'Door To Door' Kelompok Pemuda Muslim Kanada untuk Kenalkan Islam Kepada Warga

gomuslim.co.id- Ada banyak cara mensyiarkan Islam kepada masyarakat luas. Seperti gerakan dakwah door to door yang dilakukan oleh sekelompok pemuda Muslim di Kanada baru-baru ini. Mereka dengan semangat mengunjungi rumah-rumah di Kota Kanada untuk menjelaskan Islam yang sesungguhnya kepada masyarakat, khususnya bagi non Muslim.

Gerakan yang merupakan kampanye edukasi ini dilakukan sebagai upaya untuk menjawab beberapa pertanyaan tentang Islam. Selain itu, kegiatan bertajuk ‘Islam Understood’ tersebut juga bertujuan mengklarifikasi kesalahpahaman yang berkembang tentang Islam di kalangan masyarakat Kanada.

“Ada banyak kesalahpahaman yang telah mereka dapatkan tentang Islam. Kami sedang berusaha untuk memberi gagasan bahwa ISIS bukan Islam. Islam adalah agama damai dan mencintai perdamaian,” ujar salah seorang pemuda muslim, Qasid Chaudhry seperti dilansir dari publikasi independent, Senin (06/03/2017).

Lebih lanjut, Chaudhry menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari kampanye pendidikan nasional yang disebut pemahaman Islam. “Dengan adanya kampanye ini, maka Muslim dapat menjelaskan apa yang mereka perjuangkan. Kegiatan ini adalah bagian dari kampanye edukasi bertajuk 'Islam Understood' yang bertujuan memberi penjelasan tentang seperti apa muslim yang sebenarnya dan apa yang mereka yakini,” paparnya.

Para pemuda muslim ini  berusaha untuk melawan ketakutan tentang Islam yang muncul di beberapa bagian negara dalam beberapa waktu terakhir. Untuk itu, Chaudhry ingin tetangganya memahami bahwa walaupun seorang muslim memiliki nilai-nilai Islam, namun mereka juga mengamalkan nilai-nilai negara.

Menurut Chaudhry, dari hasil kampanye ini, pihaknya mengetahui bahwa waraga Kanada tidak takut kepada Islam. Mereka hanya takut kepada kelompok-kelompok ekstremis. Aksi mengunjungi rumah-rumah warga ini dilakukan karena adanya insiden penembakan yang menewaskan enam orang di masjid Kota Quebec awal tahun ini.

"Ini sungguh menakjubkan karena seringkali orang khawatir Islamofobia menjadi masalah besar. Hal ini membuat kami merasa orang bukan takut dengan Islamnya, mereka takut kepada kelompok ekstremis," kata dia.

Kegiatan para relawan muslim ini dimulai sehari setelah massa pendukung dan pengecam Islamofobia menggelar unjuk rasa di Montreal pekan ini. Pada Desember 2016 lalu, sebuah jajak pendapat oleh Forum Penelitian yang dilakukan kepada 1.304 orang Kanada. Hasil penelitian ini menemukan bahwa empat dari 10 orang memiliki perasaan yang tidak suka terhadap kelompok ras tertentu. Dan muslim menjadi target paling besar yang tidak disukai.

Sebelumnya, data sensus nasional terbaru menunjukkan jumlah populasi muslim tiga persen dari populasi Kanada. Muslim menjadi kelompok minoritas terbesar di Kanada. Dan menurut survei terbaru Muslim Kanada justru merupakan warga negera yang paling mencintai negaranya.

Lebih dari 80 persen dari Muslim yang disurvei mengatakan mereka bangga menjadi warga Kanada. Persentase ini  lebih tinggi dari warga Kanada non-Muslim. Pendiri Muslim Award For Excellence (MAX) Aazar Zafar mengatakan sebagian besar warga Kanada mengakui  agama  sebagai bagian dari multikulturalisme yang harus diakui. (njs/independent/dbs)


Back to Top