Asuransi Jiwa Syariah Amanah Githa Siapkan Produk Unggulan untuk Dukung Wisata Halal

gomuslim.co.id- Sebagai jawara di ajang penghargaan wisata halal dunia pada akhir tahun lalu, Indonesia semakin gencar mengangkat tren baru ini. Sejalan dengan hal tersebut,  bisnis syariah pun kini semakin terpacu untuk lebih berkembang. Peluang ini pun dimanfaatkan beberapa perusahaan, salah satunya oleh Asuransi Jiwa Syariah Amanah Githa.

Baru-baru ini, Asuransi Jiwa Syariah Amanah Githa bertekad untuk mencoba memberikan proteksi dengan asuransi syariah. Direktur Utama Asuransi Jiwa Syariah Amanah Githa, Salim Al Bakry menjelaskan pihaknya sudah bekerja sama dengan Dirjen KSDE untuk proteksi pengunjung taman wisata dan taman nasional di Indonesia.

Dia menambahkan proteksi tersebut sangat memungkinkan untuk disinergitaskan dengan program wisata halal pemerintah. Asuransi Amanah Githa sendiri mencatat pencapaian kontribusi (premi) di tahun 2016 sebesar Rp 23,6 miliar atau naik 35 persen dari tahun 2015 yang berjumlah Rp 17 miliar.

Peningkatan kontribusi juga berdampak positif terhadap pemupukan Akumulasi Dana Tabarru yang naik 73 persen atau Rp 3,8 miliar di tahun 2016 dibandingkan tahun 2015 yaitu sebesar Rp 2,4 miliar. Komposisi terbesar kontribusi berasal dari iuran dana haji yang sebesar 40 persen atau Rp 9,4 miliar. "Terbesar pertama asuransi haji lalu asuransi wisata yang kerjasama dengan Kementerian Kehutanan," ujarnya.

Saat ini, asuransi Amanah Githa sudah menjadi pengelola asuransi jamaah haji sebanyak tiga periode sejak tahun 2013. Adapun asuransi wisata yang bekerjasama dengan Kementerian Kehutanan telah menyediakan asuransi bagi pengunjung di sekitar 20 titik wisata alam seperti Taman Wisata Alam dan Taman Nasional di wilayah Jawa, Bali dan Lombok.

Sementara itu, dari sisi pengelolaan investasi Dana Investasi peserta dan juga dana perusahaan mencatatkan hasil investasi yang naik 63 persen di tahun 2016 atau sebesar Rp 4,5 miliar dibandingkan tahun 2015 yang sebesar Rp 2,7 miliar.

Untuk dana surplus mencapai lima kali lipat atau sebesar Rp 2,8 miliar dari tahun 2015 yang hanya sebesar Rp 367 juta. Sementara dari sisi laba, meskipun belum membukukan laba yang positif, namun perusahaan telah melakukan efisiensi dan juga mendongkrak kinerja sehingga mampu mengurangi kerugian di tahun 2016 sebesar kurang lebih 2 miliar atau tumbuh sebesar 24 persen.

Tahun lalu, Amanah Githa mengelola asuransi haji 2016, setelah pada 2013 dan 2014 juga ditunjuk jadi pengelola yang sama. Asuransi kumpulan sendiri masih jadi motor pertumbuhan usaha Amanah Githa.

Amanah Githa dipercaya mengelola proteksi bagi sekitar 155.200 jamaah haji reguler dan sekitar 13.600 jamaah haji khusus. Untuk jamaah haji reguler, kontribusi per orang sebesar Rp 50 ribu, dengan manfaat santunan Rp 15 juta bila jamaah meninggal karena sakit dan Rp 30 juta bila jamaah meninggal karena kecelakaan. (njs/dbs)

 

 


Back to Top