'Visit a Mosque Day’ Jadi Sarana Pengenalan Islam Toleran kepada Warga Geogia AS

gomuslim.co.id- Islamic Center Savannah membuka kunjungan kepada warga lokal Savannah, Georgia, Amerika Serikat dalam acara Visit a Mosque Day. Dalam kunjungan ini, masyarakat setempat  belajar tentang Islam, sejarah Islam dan kesalahpahaman yang sering terjadi tentang agama Islam dan pengunjung juga dapat mengajukan pertanyaan apapun tentang Islam.

Salah seorang umat Islam lokal Fatimah Alhatemi, acara ini sangat penting. "Saya sangat senang ketika saya melihat ini bahkan saya sampai ingin menangis," kata  Alhatemi.

Melalui kegiatan ini, ia dan komunitas Muslim lokal tidak merasa kesepian dan merasa dihargai. Semua warga lokal memperlakukan Muslim sama dengan warga lainnya tanpa adanya diskriminasi.

Di sampaikan pula oleh Ketua Partai Republik Savannah, Stephen Plunk mengatakan kegiatan ini merupakan kesempatan untuk belajar tentang Islam sekaligus ajang silahturahim dengan Muslim. Semua orang dapat berdialog satu sama lain. Bahkan banyak dari komunitas Muslim yang bekerja sebgai dokter, pengacara, pemilik usah, guru, dan lain sebagainya. Dengan adanya kujungan ini maka akan mempromosikan toleransi dan sikap saling menghargai, seperti yang dilansir dari publikasi wjcl.com.

Acara ini diselenggarakan oleh  Partai Republik Savannah dan Council on American-Islamic Relations (CAIR). Direktur CAIR Georgia, Edward Ahmed Mitchell menerangkan kegiatan ini sangat penting untuk membangun komunikasi antar masyarakat.

“Kami melihat peningkatan kejahatan kebencian dan kebencian terhadap Muslim serta minoritas lainnya. Dan hal terbaik yang bisa kita lakukan dalam menanggapi ini adalah membuka pintu kami dan menyambut tetangga untuk datang dan bertemu dengan kami," papar Mitchell.

Selain itu, para non Muslim yang ikut belajar tentang Islam seperti Rebecca Lentz, mengaku kegiatan ini sangat berguna. Dengan adanya dialog maka ia memiliki pemahaman yang lebih tentang agama. 

“Islam adalah tentang perdamaian dan jihad bukanlah tentang membunuh orang melainkan tentang perjuangan diri sendiri dalam melawan hawa nafsu. Saya pikir kita perlu untuk mendidik diri kita karena satu-satunya jalan keluar dari rasa takut dan kebodohan adalah pendidikan,” ujarnya. 

Jumlah pemeluk Islam di Georgia tercatat 463.062 jiwa atau 9,9%, dari keseluruhan jumlah penduduk Georgia, dan merupakan komunitas keagamaan terbesar kedua di Georgia, setelah Gereja Ortodoks. Menurut sumber lain, komunitas Muslim membentuk 10 sampai 13% jumlah penduduk Georgia.

Ajaran Islam di Georgia terbilang memiliki pengaruh yang besar. Di negara itu terdapat sedikitnya tujuh madrasah (sekolah agama Islam). Umat Islam di Georgia ada yang beraliran Suni dan ada pula yang Syiah. Namun kedua penganut aliran dalam Islam itu hidup saling berdampingan. (nat/dbs)

 


Back to Top