Promosikan Wisata Halal, Ajang ‘Lombok Travel Mart’ Jadi Wadah untuk Tarik Minat Wisatawan Mancanegara

gomuslim.co.id- Saat ini, industri wisata halal tengah gencar dan menjadi favorit destinasi wisatawan Muslim mancanegara. Hal ini yang mendorong Lombok untuk menyelenggarakan program wisata halal dalam ajang Lombok Travel Mart (LTM) IV yang akan digelar di Hotel Ombak Paradise Gili Air, Kabupaten Lombok Utara, NTB, pada 24 sampai 26 Maret 2017.

Ketua DPD Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) NTB, JN Wirajagat mengatakan bahwa Lombok menjadi salah satu daerah yang sedang gencar mempromosikan wisata halal, ajang LTM IV juga akan menawarkan sejumlah potensi wisata halal kepada para pengunjung yang datang dari dalam dan luar negeri.

"Kita sedang kembangan wisata halal, makanya salah satu produk jualan nanti tentunya ada paket wisata halal," ujar Jagat.

Katanya, untuk menjangkau wisata halal, tidak harus menyasar pada negara-negara yang ada di Timur Tengah. Tapi juga bisa menyasar negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.  Dalam laporan keikutsertaan, sudah ada 19 agen travel dari Singapura, sedangkan dari Malaysia, India, Australia, masing-masing sebanyak 10 agen travel.

Menurutnya, sebagian dari agen travel Singapura justru berasal dari penduduk Melayu Singapura yang beragama Islam. Potensi ini yang coba diambil ASPPI NTB dalam meningkatkan kunjungan wisatawan Muslim ke NTB, terutama Pulau Lombok."Pasar untuk wisata halalal dari Singapura dan juga Malaysia juga potensial," tukasnya.

Sedangkan acara Lombok Travel Mart (LTM) IV sendiri akan dibuka secara resmi oleh Menteri Pariwisata Arif Yahya. "LTM IV akan dibuka Pak Menteri (Pariwisata). Beliau akan rela basah-basahan nyebrang ke Gili Air dan menginap di sana," kata Jagad.

Rencananya, saat peserta LTM IV tiba di Bandara Internasional Lombok akan diarahkan menuju Hotel D'Praya yang berlokasi tak jauh dari bandara untuk registrasi. Kemudian, para peserta akan dibawa menuju Pelabuhan Teluk Nara, Lombok Utara, untuk menyebrang ke Gili Air. Selama di Gili Air, prosesi LTM IV seperti Table Top, Seller Meet Buyer, dan Gala Dinner akan dilangsungkan pada malam harinya.

Tak hanya soal bisnis semata, para peserta juga akan diajak untuk bakti sosial melakukan aksi bersih kawasan pantai. Keesokan harinya, para peserta akan diajak mengunjungi Gili Trawangan. Hari terakhir, para peserta yang masih bertahan di Lombok akan diajak mengunjungi sejumlah destinasi wisata lain seperti KEK Mandalika, Desa Adat Sade, dan juga Desa Wisata lain yang ada di selatan Lombok.

Sedangkan pemilihan lokasi LTM selalu dilakukan berbeda guna mengungkap potensi wisata yang ada di Lombok. Untuk Gili Air dipilih karena selama ini wisatawan masih menjadikan Gili Trawangan sebagai destinasi utama. Pun dengan LTM pada tahun sebelumnya yang mengangkat potensi wisata Lombok seperti di Museum NTB, Kawasan Sekotong, Kawasan Pantai Selatan Lombok, dan Pantai Pink di Lombok Timur.

"Sebagian buyer mereka tahunya Gili Trawangan. Nah Gili Air belum begitu populer. Tahun depan bisa saja kita adakan di Pulau Sumbawa," pungkasnya. (nat/dbs)

 

 


Back to Top