Pemprov Sumatera Barat Akan Bangun Destinasi Masjid dengan Panorama Gunung Kerinci

gomuslim.co.id- Sumatera Barat kian bersolek menuju industri pariwisata halal. Pasalnya Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, tengah menyiapkan pembangunan Masjid Agung yang memiliki panorama keindahan pemandangan alam Gunung Kerinci.

Tujuan utama dibangunnya Masjid itu selain sebagai tempat beribadah kaum muslim, juga bisa menjadi destinasi wisata religi. Wakil Bupati Solok Selatan, Abdul Rahman berpendapat agar jamaah dapat menikmati panorama keindahan alam gunung api aktif tertinggi di Sumatera, yakni Gunung Kerinci.

Nantinya Masjid Agung itu diharapkan dapat menjadi ‘magnet’ kunjungan wisata religi seperti masjid di Pasir Pangaraian di Provinsi Riau. Masjid itu akan dibangun di area Hak Guna Usaha (HGU) PT Mitra Kerinci yang bergerak di bidang perkebunan teh di Jorong Sungai Lambai, Nagari Lubuk Gadang Selatan, Kecamatan Sangir yang berdekatan dengan kawasan Gunung Kerinci.

“Karena bangunan berada dalam HGU perusahaan swasta, maka Pemerintah Kabupaten Solok Selatan tengah menyiapkan tukar guling lahan yang akan digunakan untuk pembangunan Masjid Agung setempat. Kami tengah menyiapkan lahan di Wonorejo, Kecamatan Sangir, untuk tukar guling lahan milik PT Mitra Kerinci yang akan digunakan untuk membangun masjid agung," papar Rahman.

Proses tukar guling lahan bisa terlaksana dengan baik dan dapat segera dilakukan pembersihan lahan atau land clearing untuk pembangunan ini. Lahan untuk pembangunannya seluas sekitar lima hektare, dan saat ini dalam proses penjajakan dengan pemilik tanah.

Masjid ini direncanakan berkapasitas 1.000 orang, juga akan dilengkapi dengan fasilitas manasik haji, payung yang bisa membuka dan menutup secara otomatis, kubah yang bisa berputar, lift kapsul dengan kaca transparan, kemudian menara-menara yang mirip di Masjidil Haram dan dilengkapi eskalator atau tangga berjalan.

Dikatakan Rahman, saat ini, proses pembangunan Masjid Agung menunggu tender. Pemerintah Kabupaten setempat pada awal pembangunan telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 5 miliar. "Untuk tahun depan (2018) disediakan Rp 30 miliar kemudian ditambah lagi Rp 25 miliar pada anggaran 2019," sebutnya.

Rencananya, jika semua sudah siap akan dilaksanakan acara peluncuran pembangunan masjid tersebut dan pihak panitia rencananya mengundang Aa Gym (Abdulah Gymnastiar) untuk berceramah. Pemerintah Daerah Solok Selatan menargetkan pembangunan masjid yang berada di kawasan perkebunan teh ini bisa dituntaskan pada 2019 dan dibiayai secara multiyears.

Bupati Solok Selatan, Muzni Zakaria menyebutkan Masjid Agung tersebut ditargetkan menjadi salah satu destinasi wisata di kabupaten yang berbatasan dengan Kerinci, Jambi itu. "Masjid itu akan dilengkapi dengan fasilitas modern," ujarnya.

Kemudian, selain menjadi tempat beribadah, masjid itu bisa sebagai tempat istirahat karena memiliki panorama kebun teh dan pemandangan Gunung Kerinci. Menurutnya, keberadaan masjid itu akan melengkapi objek-objek wisata yang kini tengah dikembangkan oleh masyarakat melalui kelompok sadar wisata serta destinasi yang dikembangkan oleh pemerintah daerah.

Di pihak lain Wakil DPRD Solok Selatan, Armen Syahjohan berpendapat, Masjid Agung bisa menjadi destinasi wisata religi. “Solok Selatan telah memiliki destinasi wisata alam dan budaya. Rencananya Masjid Agung akan dilengkapi destinasi wisata," harap Armen. (nat/dbs)


Back to Top