Lirik Turis Indonesia, Taiwan Tingkatkan Kualias Destinasi Pariwisata Halal

gomuslim.co.id- Potensi besar dari wisatawan muslim dunia menjadi salah satu alasan Taiwan untuk mengembangkan pariwisata halal. Berbagai upaya pun dilakukan mulai dari penyediaan restoran halal, penambahan sarana ibadah serta fasilitas penunjang lainnya. Selain turis asal Timur Tengah, Taiwan juga membidik wisatawan asal Indonesia.

Wakil Kabid Pemasaran Biro Pariwisata Taiwan Chen Chyong-hua mengatakan bahwa pihaknya optimistis jumlah kunjungan wisatawan asal Indonesia akan meningkat 18 hingga 20 persen dari total wisatawan pada tahun lalu melalui konsep wisata halalnya.

Penyajian makanan halal di Taiwan kini semakin merebak. Hotel-hotel dan penginapan pun kini sudah bertaraf internasional sehingga membuat Muslim yang berwisata ke Taiwan merasa nyaman. Untuk penyediaan makanan halal, pemerintah Taiwan bekerjasama dengan lembaga sertifikasi halal bernama Chinese Muslim Association.

"Kami terus berupaya memberikan lingkungan ramah bagi wisatawan Muslim. Kini di Taiwan sudah ada lebih dari 100 industri perhotelan dan rumah makan bersertifikat halal," ujarnya saat lokakarya "Taiwan Tourism 2017" di Jakarta, Rabu (22/03/2017).

Dia juga mengatakan bahwa pihaknya akan ikut serta dalam Pameran Pariwisata Astindo 2017 pada tanggal 24 sampai 26 Maret di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, demi mewujudkan target tersebut.

Dalam kegiatan itu, Biro Pariwisata Taiwan akan menggabungkan sebanyak 41 instansi yang terdiri atas pemerintah kota dan kabupaten, Asosiasi Industri Pariwisata, perhotelan, resor, serta industri cendera mata dan kuliner. "Saya pun berharap pemerintah Indonesia bisa mendukung program pariwisata yang digalakkan Taiwan," pungkas Chyong-hua.

Sementara itu, Kepala Kantor Ekonomi dan Dagang Taipei (TETO) John Chen menyampaikan bahwa negaranya siap dan terbuka bagi para wisatawan asal Indonesia. "Ini merupakan bagian dari Kebijakan ke Selatan. Untuk pariwisata kami melakukan promosi dua arah, yaitu tidak hanya menarik minat berwisata dari Indonesia ke Taiwan, tetapi juga mengajak wisatawan Taiwan agar berkunjung ke Indonesia," katanya.

Ia pun meyakini perogram tersebut akan memberikan dampak positif dan keuntungan bagi kedua negara. "Kami melakukan promosi dua arah dengan Indonesia. Karena Indonesia adalah mitra baik kami. Kami tentu tidak akan mengecewakan wisatawan asal Indonesia," ungkapnya.

Saat ini, terdapat 50 ribu penduduk Muslim di Taiwan dari total 23 juta penduduk. Dilihat, pertumbuhan wisatawan asal negara mayoritas Muslim yang cukup signifikan setiap tahun. Taiwan sendiri mengerti bahwa Indonesia merupakan negara mayoritas berpenduduk Muslim terbesar di dunia. Oleh karena itu, Taiwan ingin menarik wisatawan dari Indonesia ke Taiwan.

Pengembangan wisata halal di Taiwan ini puns sudah berjalan sekitar lima tahun terakhir. Bagi para umat muslim yang bertandang ke Taiwan, ada sebuah masjid yang bisa didatangi untuk wisata religi. Masjid ini adalah yang paling terkenal karena juga paling besar yang ada di Taiwan dengan area yang mencapai 2.700 meter persegi lebih.

Berlokasi di Distrik Da’an, bangunan masjid ini sebenarnya sudah dibangun pada tahun 1947. Selain luas, masjid ini menawarkan berbagai fasilitas yang bagus untuk pengunjungnya. Bahkan ketika melirik bagian dekorasi interior serta arsitekturnya, masjid ini sangat menawan. (njs/dbs)

 


Back to Top