Tingkatkan Layanan Wisata di Ajang Penas Petani-Nelayan XV, Pemprov Aceh Fasilitasi Transportasi Gratis

gomuslim.co.id- Para petani bisa belajar menggunakan alat mesin pertanian (alsintan) canggih di arena gelar teknologi dalam ajang Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan XV pada 6-11 Mei 2017 di Aceh. Terdapat lahan seluas 1,5 ha yang disediakan khusus bagi para petani belajar mengendarai alsintan seperti traktor, rice transpanter (mesin tanam) dan combain harvester (mesin panen).

Pemerintah Aceh juga mefasilitasi peserta untuk berwisata gratis dan transportasi gratis dari pemondokan ke lokasi kegiatan Penas. “Teman-teman dari Dinas Perhubungan Aceh menyediakan sarana transportasi gratis untuk keliling di Banda Aceh,” kata Sekretaris Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Momon Rusmono saat memberikan sambutan pada rapat terpadu persiapan even nasional itu di Gedung Serbaguna Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh (15/03).

“Kesimpulannya, Insya Allah, Pemerintah Aceh sudah sangat siap menjalankan kegiatan Penas XV  tanggal 6-11 Mei 2017,” jelasnya.

Panitia pusat dan panitia kontingen peserta dari 34 provinsi dari seluruh Indonesia hadir dalam rapat untuk persiapan Penas KTNA di Aceh yang rencananya dibuka Presiden Jokowi dan dipusatkan di Stadion Lhong Raya, Banda Aceh, 6-11 Mei 2017.

Rapat itu dibuka Sekda Aceh Dermawan MM yang kemudian dipimpin Asisten II Bidang Pembangunan dan Ekonomi Setda, Drs Zulkifli Hasan MM.  “Kita menjaga kebersamaan bahwa mereka itu adalah sebangsa setanah air yang perlu kita berikan kehormatan kepada saudara kita yang hadir,” tambahnya.

Ketua Umum KTNA Nasional, Winarno Tohir mengungkapkan jumlah petani yang hadir dikoordinasikan oleh masing-masing  kontingen provinsi. “Petani yang akan berangkat adalah wakil para petani di wilayahnya masing-masing,  mereka adalah petani yang berpestasi, yang  mempunyai usaha tani yang lebih baik dari petani lainnya,” jelas Winarno yang menyatakan jumlah peserta Penas yang mendaftar saat ini sudah mendekati angka 30 ribu petani-nelayan.

Untuk diketahui, Pekan Nasional yang juga berisi gelaran pameran agribisnis ini rencananya bakal dibuka langsung oleh Presiden Jokowi. Penas kali ini mengusung tema “Melalui PENAS Petani dan Nelayan XV 2017 kita mantapkan kelembagaan tani nelaya dan petani hutan sebagai mitra kerja pemerintah dalam rangka kemandirian, ketahanan dan kedaulatan pangan menuju kesejahteraan petani nelayan Indonesia”.

Menurut Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, yang diwakili oleha Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian pada rapat koordinasi persiapan penyelenggaraan PENAS ini mengatakan, kegiatan ini merupakan forum pertemuan yang telah berlangsung sejak tahun 1971 serta menjadi bagian yang sangat strategis dalam upaya membangun kesepaham diantara berbagai stakeholder sektor pertanian maupun perikanan.

“Kegiatan ini adalah wadah kegiatan belajar mengajar, tukar menukar informasi serta pengembangan kemitraan dan jejaring kerjasama antarapetani, nelayan, petani hutan, peneliti, penyuluh, pihak swasta dan pemerintah”, ujarnya. Diharapkan, dari kegiatan PENAS XV 2017 ini, gairah sektor pertanian mampu semakin membangkitkan semangat menuju kemandirian, ketahanan serta kedaulatan pangan Indonesia. (fau/disbudparaceh)


Back to Top