Jadi Pelerai Dua Remaja Berkelahi, Pria Muslim AS Jadi Viral Sebagai ‘Pembawa Kedamaian’

gomuslim.co.id- Dalam video yang kini menjadi viral, seorang Pria Muslim asal New Jersey, Amerika Serikat, bernama Ibn Ali Miller, melerai dua remaja yang sedang berkelahi. Keberaniannya itu tertangkap kamera ketika ia sedang memisahkan dua remaja yang berkelahi di pinggir Jalan Atlantic City, awal pekan ini.

Dia juga berteriak kepada mereka, "Hentikan kekerasan karena itu hal yang tidak benar untuk dilakukan," ujarnya dalam video tersebut. Kemudian, Miller memaksa kedua remaja itu untuk saling meminta maaf dan berjabat tangan.

Sikap Miller mendapat pujian dari netizen, termasuk salah satunya dari bintang basket NBA, Lebron James. Rekaman videonya yang terunggah di Facebook  juga telah dilihat 28 juta kali.

Dalam video itu, Miller mengingatkan dua remaja yang sedang bertikai tersebut untuk tidak membuat malu orangtua mereka. Dia menolak pergi jika keduanya tidak mau berdamai.

"Saya hanya tidak ingin anak-anak ini berkelahi. Lebih penting lagi, saya tidak ingin melihat salah satu dari mereka kalah berkelahi," tukas Miller, seperti yang dilansir dari publikasi TIME.

"Terkadang saat Anda muda seperti mereka, dan Anda kalah berkelahi di depan teman-teman Anda lalu tersebar di Facebook, itu akan menyakiti perasaan Anda dalam waktu lama," lanjut Miller.

Awalnya Miller mengetahui kejadian tersebut ketika ia mengetahui perkelahian pada itu saat sedang mengendarai mobil, usai bekerja. Saat dalam perjalanan, Miller mendapati sekelompok remaja berkerumun di jalanan. Kemudian ia menepikan mobil dan keluar, lalu menghampiri kerumunan remaja tersebut. Dia sama sekali tidak berpikir mungkin sedang dalam bahaya.

"Saya datangi mereka karena perkelahian itu adalah hal yang tidak benar dilakukan. Anak-anak itu tidak terlihat seperti pemangsa di hadapan saya. Mereka merasa seperti anak saya sendiri,” ujarnya.

Miller telah dipuji sebagai ‘Pembawa Kedamaian’ dan Lebron James mengapresiasi bahwa tindakan Miller sangat menentramkan.

"Salut pada orang ini yang bergerak dan berbicara nyata kepada generasi muda kita. Kita butuh kata-kata untuk membantu!" tulis James di akun Twitter miliknya.

Miller yang merupakan petugas bangunan lepas ini juga mendapat penghargaan dari Dewan Kota pada Rabu kemarin, meski dia percaya apa yang telah dia lakukan bukanlah tindakan luar biasa.

"Saya seorang Muslim dan saya dibesarkan oleh orangtua Muslim di rumah, saya tidak merasa sebagai pembawa kedamaian. Saya hanya melakukan apa yang seharusnya saya lakukan, dan apa yang telah diajarkan orangtua pada saya," pungkasnya. (nat/times/dbs)

 

 


Back to Top