Jadi Wadah Belajar Muslimah, Komunitas Syar’i Lifestyle Gelar Workshop ‘Writing and Photography for Social Media’

gomuslim.co.id- Kebutuhan akan informasi mengenai penulisan dan fotografi menjadi hal yang tidak dapat dipisahkan dari dunia media sosial dan e-commerce. Saat ini maraknya perkembangan fesyen membuka kesempatan luas bagi siapapun yang ingin berkecimpung di dalamnya.

Komunitas Syar’i Lifestyle adalah sebuah wadah (blog) untuk menginspirasi setiap Muslimah modern dan up to date, yang berkeinginan untuk menjadi Muslimah yang lebih baik lagi, hasil gagasan fashion designer Dian Marina dan Fitri Aulia di bulan Agustus 2015.

Dalam event keduanya Syar’i Lifestyle menggelar workshop ‘Writing and Photography for Social Media (Blog & Instagram)’ yang berlokasi di Twin House Cipete, Jakarta, pada Minggu (26/03/2017).

Dengan menggandeng dua pembicara profesional di bidangnya CCO and Editor in Chief HIJUP e-magazine Hanna Faridl dan Blogger & Graphic Desaigner Fifi Alvianto. Komunitas Syar’i Lifestyle berhasil menarik minat Muslimah dari berbagai profesi, yang tentunya menyukai bidang penulisan dan bloging.

Kepada gomuslim ketua pelaksana, Vita Oktavianty mengaku pada awalnya workshop ini diselenggarakan untuk menambah wawasan commite Syar’i Lifestyle di bidang penulisan dan fotografi, yang kemudian diperluas untuk peserta umum sekaligus ajang sharing dan dakwah mereka.

“Awalnya acara ini kami buat untuk internal, kami ingin tulisan di blog dapat tersampaikan ke pembaca, oleh karena itu kami ingin mendapatkan skill yang lebih di bidang penulisan digital media,” papar Vita.

Pada materi workshop di sesi pertama yang bertema ‘How to Create Good Content?’ Hanna Faridl menyampaikan trik-trik yang tepat untuk menuliskan konten di website maupun media sosial agar pembaca dapat mengerti maksud yang dan tujuan dari sebuah postingan.

“Banyak cara strategis yang dapat dicapai penulis salah satunya dengan memulai untuk membuat konten yang tepat dan relevan dengan tujuan,” ujar  Hanna.

Konten dan gambar yang sesuai dengan pesan yang ingin ditransformasi ke pembaca akan memudahkan pengirim pesan menyampaikan misinya. “Sehingga pembaca dapat mengerti maksud yang disampaikan penulis,” tambah Hanna.

Untuk memudahkan peserta menyerap materi, ia membuat simulasi mengenai penulisan konten dalam foto yang kemudian diupload di instagram.

Kemudian di sesi kedua, materi workshop dengan tema ‘Basic Photo Tips’ disampaikan oleh fotografer Muslimah profesional Fifi Alvianto.  Ia berbagi ilmu tentang mengedit foto dari smartphone, dalam hal ini the power of product menjadi salah satu kategori penilaian simulasi sehingga peserta dapat langsung mempraktikannya.

“Buatlah gambar kalian berbicara, ketika pembaca baru melihat gambar yang diposting mereka akan tahu apa maksud gambar itu,” ujar Fifi.

Kegiatan berlangsung interaktif, peserta bebas bertanya kepada narasumber terkait materi yang disampaikannya. Kemudian di akhir acara, panitia mengapresiasi peserta dengan memberikan doorprise dari beberapa kategori, salah satunya dresscode terbaik dengan pakaian syar’i.

Nurul Itqi, salah satu peserta mengaku senang mengikuti serangkaian acara ini. “Menyenangkan, dapet temen dan ilmu baru. Kedepannya semoga akan ada lagi acara lain ngak sekedar workshop sehari, tapi ada training beberapa hari yang materinya lebih mendalam,” harap Nurul.

Harapan yang sama juga diutarakan oleh Vita, agar kedepannya Syar’i Lifestyle dapat memperluas SLS Creative Space-nya yang kini tengah menjadi brand. “Ke depanya kami upayakan agar  ada lagi workshop yang lain seperti melukis di talenan, lettering atau sesuatu yang mengasah skill-skill positif Muslimah agar lebih aktif dan kreatif,” pungkas Vita. (nat)

 


Back to Top