Kenalkan Pesantren pada Warga Belanda, Film ‘Jalan Dakwah Pesantren’ Akan Diputar di Kampus Amsterdam

gomuslim.co.id- Dakwah Islam bisa dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya adalah lewat sebuah film. Baru-baru ini, Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Belanda akan menggelar bedah film Jalan Dakwah Pesantren di kampus Vrije University Amsterdam, Selasa (28/03/2017) mendatang.

Rencananya, film yang disutradarai oleh Yuda Kurniawan akan ditayangkan pada pukul 16.00 sampai 19.00 CET. Selanjutnya, acara Bedah Film dilanjutkan dengan dengan dialog interaktif yang mengusung tema “The Role of Pesantren in Maintaining the ‘Unity and Diversity’ in Indonesia”.

Koordinator acara Bedah Film, Dito Alif Pratama, mengatakan sejumlah tokoh akan hadir memeriahkan kegiatan ini. Mereka diantaranya, aktivis media NU sekaligus produser film  Jalan Dakwah Pesantren, Hamzah Sahal, lalu sebagai pembahas dalam sesi dialog interaktif ini ada Johannes Linandi (pengamat pendidikan, pendeta di Gereja Kristen Indonesia Belanda, Amsterdam), Chris Caplin (peneliti di Royal Netherlands Institute of Southeast Asian and Caribean Studies atau KITLV, Leiden), dan Irfan L. Sarhindi (penulis buku Kun Fayakun, Kun La Takun dan The Lost Story of Ka'bah, sekaligus peneliti pendidikan dari University College London).

“Beberapa persoalan penting akan diangkat dalam dialog interaktif ini, antara lain bagaimana sistem dan model pendidikan yang diterapkan di banyak Pesantren di Indonesia, bagaimana peran pesantren dalam merawat dan meruwat persatuan dan kesatuan Indonesia yang ber-bhinneka tunggal ika, dan bagaimana aktualisasinya di tengah gejala maraknya ancaman terhadap semangat kebhinekaan belakangan ini,” jelas Dito.

Secara terpisah, pengurus PCINU Belanda, Syahril Siddik, menjelaskan bahwa kegiatan bedah film dan dialog interaktif ini merupakan salah satu acara dalam rangkaian kegiatan pendukung Konferensi Cabang Istimewa kedua NU Belanda yang berlangsung dari 27 hingga 30 Maret 2017 dengan mengangkat tema “Rethinking Indonesia’s Islam Nusantara: From Local Relevance to Global Significance”.

Menurutnya, berbicara tentang Islam Nusantara tidak akan terlepas dari pesantren yang merupakan lembaga pendidikan Islam khas Indonesia. “Melalui kegiatan bedah film ini kami hendak mengenalkan pada khalayak Eropa bagaimana sesungguhnya Islam Indonesia yang rahmatan lil alaamin, termasuk peran pesantren di dalamnya,” kata mahasiswa PhD Leiden University ini.

Sementara itu, ketua PPI Amsterdam, Fahmi Fathurrahman menanggapi positif dan cukup antuasias dengan penyelenggaraan kegiatan ini. Lebih jauh, Fahmi menegaskan bahwa mahasiswa Indonesia di Belanda mempunyai latar belakang pendidikan yang berbeda-beda. Ada yang pernah mengenyam pendidikan di pesantren, juga ada yang dari sekolah umum, juga banyak yang berasal dari kalangan non-Muslim.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan pemahaman kepada teman-teman mahasiswa di Belanda yang memiliki latar belakang berlainan dan juga kepada khalayak luas, bahwa tugas menjunjung tinggi semangat kebangsaan harus diusung bersama-sama dan bahwa pesantren merupakan salah satu lembaga pendidikan yang memiliki peran penting di dalamnya,” tegas mahasiswa yang sedang studi master di Vrije University Amsterdam ini.

Tidak hanya di Amsterdam, kegiatan bedah film serupa juga akan diselenggarakan di tempat yang berbeda, anatara lain di kota Leiden, Belanda. Acara ini akan diselenggarakan pada tanggal 30 Maret 2017 di Leiden University sebagai kerja sama antara PCI NU Belanda dan PPI Leiden.

“Kami berharap kegiatan ini akan memberikan pemahaman yang lebih positif tentang lembaga pesantren yang khas Islam nusantara kepada khalayak Belanda di tengah maraknya Islamphobia belakangan ini,” pungkas Syahril Siddik.

Untuk diketahui, Film Jalan Dakwah Pesantren yang berdurasi 37 menit itu berkisah sejarah panjang lembaga pendidikan berciri khas keagamaan yang lekat dengan lokalitas dan beragam tradisi serta budaya di Indonesia bernama pondok pesantren. Pesantren selalu berdialog dengan keadaan dan telah menjadi bagian dari peradaban dunia. (njs/dbs)

 


Back to Top