Emoji Hijab Akan Resmi Ramaikan Aplikasi Obrolan Online pada Juni 2017

gomuslim.co.id- Keberagaman pilihan emoji di obrolan chat akan kian diramaikan dengan adanya tambahan karakter, yakni mulai dari hijab, sampai Tyrannosaurus alias T-Rex. Unicode Consortium berencana merilis Emoji 5.0 pada Juni mendatang.

Ada sebanyak 48 emoji baru yang akan ditambahkan. Selain hijab dan T-Rex, emoji lainnya yang dihadirkan berkaitan dengan fashion, hewan, makanan dan beragam aktivitas baru.

Kemudian pihak Unicode juga turut memoles emoji lama sehingga tampilannya lebih menarik, salah satunya cowboy. Meski demikian, Unicode mengingatkan bahwa item yang akan dihadirkan bisa berubah sebelum dirilis resmi, seperti dilansir dari publikasi Android Headline. 

Nantinya Emoji untuk edisi  2017 akan secara lengkap dihadirkan pada Unicode 10.0. Rencananya, pembaruan tersebut akan dikirimkan sekitar Juli atau Agustus 2017. Untuk diketahui, Unicode 9.0 dirilis Juni 2016, dengan menghadirkan 72 emoji baru.

Peluncuran tersebut selang sebulan, dirilis Emoji 4.0 yang menambahkan emoji profesional. Lalu di akhir Desember, proposal untuk Emoji 5.0 mulai diajukan. Salah satunya emoji hijab yang diusulkan oleh Rayouf Alhumedh gadis berusia 15 tahun asal Arab Saudi yang tinggal di Berlin, Jerman.

Awalnya, Rayouf mengirim proposal kepada Konsorsium Unicode, organisasi yang mengulas dan mengembangkan emoji baru. Pada proposal tersebut, dia membuat kasus yang kuat untuk memperkenalkan serangkaian emoji hijab, termasuk seorang wanita yang mengenakan hijab dan seorang pria yang mengenakan kopiah.

Seperti remaja kebanyakan, Rayouf menggunakan berbagai emoji ketika berkomunikasi dengan teman via Whatsapp (WA). Namun, ia mengaku kesal karena tidak karena tidak ada karakter yang mampu mengidentifikasi identitasnya sebagai Muslimah berhijab.

Diharapkannya melalui emoji baru ini, ia dapat merepresentasikan dirinya."Saya ingin sesuatu yang merepresentasikan diri saya, juga jutaan wanita yang menggunakan hijab setiap hari, dan bangga dengan apa yang mereka kenakan," ujar Rayouf.

Setelah beberapa bulan mengampanyekan keinginannya, Unicode, perusahaan R&D Apple akhirnya mengabulkan harapannya. Ia juga mendapat dukungan dari berbagai pihak termasuk Mena Albalkimi, perempuan asal Arab Saudi yang menyampaikan keinginan yang sama kepada media Inggris Metro.

"Saya akan sangat senang apabila ada emoji hijab. Saya pikir penting untuk memiliki rangkaian emoji yang beragam dan menggambarkan semua kebudayaan. Apalagi hijab telah banyak disalahartikan sebagai penghalang dalam menjalani aktivitas sehari-hari," pungkasnya. (nat/dbs)

 


Back to Top