Komplek Taman Seni dan Budaya Jadi Pusat Kemah Seniman Aceh

gomuslim.co.id- Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh bersama Dewan Kesenian Aceh (DKA) kembali menyelenggarakan Kemah Seniman Aceh (KSA) ke-5 yang akan dipusatkan di halaman UPTD Komplek Taman Seni dan Budaya Aceh Kota Banda Aceh mulai 14 sampai 16 April mendatang.

Kemah Seniman Aceh Akan Dipusatkan di Komplek Taman Seni dan Budaya Disbudpar Aceh.  Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Reza Fahlevi menaruh perhatian serius terhadap event KSA ke-5 ini.

 “Kami berharap ada event ini ini dapat memperkuat ukhuwah serta kebersamaan antara seniman daerah dan nasional serta dapat melahirkan kesepakatan-kesepakatan yang dapat menguatkan keberadaan dunia kesenian di Indonesia serta dunia kesenian di Aceh khususnya,” sebutnya, Jum’at (24/3/2017).

Lebih lanjut, Reza menyebutkan, kegiatan KSA yang dilakukan dwi tahunan ini besar harapan nantinya menjadi salah satu event seni budaya di Aceh yang memiliki daya tarik yang bisa di ikuti serta dikunjungi oleh banyak daerah di indonesia serta bila memungkinkan dari luar negeri.

“Tentu saja, event 2 tahunan seni budaya Aceh ini bisa menjadi salah satu daya tarik destinasi wisata Aceh,” harapnya.

Dewan Kesenian Aceh, sebut Reza yang menjadi penggerak kegiatan ini untuk terus melakukan koordinasi dan bekerja sama dengan Disbudpar Aceh dalam rangka penyempurnaan pelaksanaan Kemah Seniman ke-5 ini yang mengangkat tema “Membangun Mutu Seni Aceh Menuju Visi Indonesia Raya”, di mana pada tahun 2014 lalu kegiatan KSA ke-4 berlangsung sukses di Jantho, Aceh Besar.

Terpilihnya Kota Banda Aceh sebagai tempat penyelenggaraan KSA ke-5 ini disamping faktor fasilitas pendukung kegiatan cukup memadai, Kota Banda Aceh juga merupakan ibu kota provinsi Aceh dengan posisi letaknya sangat sentral dan relatif mudah dijangkau peserta dari Kabupaten/Kota se-Aceh juga peserta tamu dari provinsi lain.

Selain itu, ditetapkan komplek UPTD Taman Seni dan Budaya Aceh sebagai tempat kosentrasi penyelenggaraan Kemah Seniman ke-5 ini dalam rangka meng-aktifasi kembali Taman Budaya Aceh sebagai pusat Laboratarium dan Estalase seni budaya di Aceh.

Sementara itu, Ketua Dewan Kesenian Aceh, Nurmaida Atmaja mengatakan pelaksanaan Kemah Seniman ke-5 ini telah megalami berbagai penyempurnaan terutama pada materi acaranya seperti dialog, pameran seni lukis, seminar seni pertunjukan, workshop karya sastra serta tari didong massal.

“Sedang pada malam puncaknya secara khusus dihadirkan pertunjukan Pentas 2 Dimensi “Tunang Warna” dimana pada alam terbuka dihadirkan dua buah panggung sekaligus yang masing-masing panggung ditampilkan kesenian tradisi murni Aceh dan kesenian modern Aceh terpilih,” jelasnya.

Yang tidak kalah menarik, sambung Nurmaida pada malam itu juga akan ditampilkan atraksi Tarian Didong Massal yang diisi langsung grup tari didong Aceh Tengah.

“Tarian didong ini dimainkan secara massal bersama-sama dengan peserta kemah dan penonton yang hadir. Ide-ide yang berkarakter serta kreatif semacam ini yang kami harapkan bisa menyedot perhatian para wisatawan untuk datang ke Aceh,” katanya.

Nurmaida Atmaja menjelaskan, kegiatan KSA ke-5 ini nantinya akan diikuti oleh perwakilan seniman berbagai cabang seni se-Aceh, perwakilan pengurus DKA dari 23 Kabupaten/Kota di Aceh, seniman dari dalam dan luar daerah, budayawan, sanggar atau grup seni, pelajar, LSM terkait dan lain-lain.

“Kali ini Lembaga Dewan Kesenian se-Indonesia telah menyatakan ikut serta, sedangkan Dirjen Kebudayaan dari Kemdikbud, Hilmar Farid akan menyampaikan Orasi Kebudayaan di Pentas 2 Dimensi,” terang Nurmaida yang mengharapkan juga dukungan Pemerintah di Kabupaten/Kota terhadap delegasi asal daerahnya untuk ikut serta di KSA ke-5. (fau/disbudparaceh/dbs)


Back to Top