Siapkan Sertifikasi Rumah Sakit Syariah, MUKISI Gelar Simposium Nasional

gomuslim.co.id- Majelis Upaya Kesehatan Islam Seluruh Indonesia (MUKISI) bekerja sama dengan BNI Syariah menggelar simposium Persiapan Sertifikasi Rumah Sakit Syariah, (24-25/03/2017). Kegiatan ini diniatkan sebagai forum perdana dalam menyosialisasikan dan mendiskusikan rumusan jalan membangkitkan rumah sakit syariah di nusantara.

Di sisi lain, kebutuhan rumah sakit yang dikelola sesuai syariat Islam (syariah) masih tinggi di Indonesia. Namun, tidak semua rumah sakit bisa menerapkan skema ini. Turut hadir dalam kesempatan tersebut, SEVP Risiko dan Komunikasi BNI Syariah, Tribuana Tunggadewi, Ketua Umum MUKISI, dr. Masyhudi AM, M.Kes dan 200 peserta dari seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya, Tribuana Tunggadewi menyatakan komitmen perseroan untuk mendukung program yang digagas MUKISI. “Harapannya, akan mendorong semakin banyak RS Syariah di Indonesia yang berkualitas dan mendukung kebutuhan umat. Dukungan yang diberikan BNI Syariah antara lain Anjak piutang, BPJS, teaching hospital pengadaan alat-alat kesehatan, dan lainnya,” ujarnya.

Sementara, dr. H. Masyhudi A.M, M.Kes menyampaikan tentang Maqosid syariah sebagai dasar dalam menyusun standar sertifikasi ini. Ia mengatakan bahwa rumah sakit syariah merupakan rumah sakit yang kehadirannya mengokohkan  implementasi maqosid syariah di rumah sakit. “Yaitu menjaga agama (hifz aldin), menjaga jiwa (hifz al-nafs), menjaga akal (hifz al-aql), menjaga keturunan (hifz al-nasl) dan menjaga harta (hifz al-mal),” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS), drg. H. Nasydial Roesdal, MSCPH, FICD menyatakan sebagai institusi yang memiliki otoritas meng-akreditasi rumah sakit, pihaknya mendukung dan siap berkolaborasi mensukseskan sertifikasi rumah sakit syariah.

Begitu pun Drs. H. Aminudin Yakub, MA, perwakilan dari DSN-MUI sebagai institusi yang berwenang dalam memberikan fatwa tentang syariah. Ia menyampaikan tentang komitmen DSN-MUI dalam menguatkan rumah sakit syariah.

Berbagai macam perangkat dalam persiapan sertifikasi rumah sakit syariah telah diterbitkan seperti fatwa DSN-MUI No. 107/DSN-MUI/X/2016 tentang Pedoman Penyelenggaraan Rumah Sakit Berdasarkan prinsip syariah. Kode etik Rumah Sakit Syariah, Kode Etik Dokter di Rumah Sakit Syariah, Standar Pelayanan Minimal di Rumah Sakit Syariah dan pedoman panduan lainnya dalam rangka menyiapkan rumah sakit menuju Rumah Sakit Syariah.

Sebagai informasi, Majelis Upaya Kesehatan Islam Seluruh Indonesia (MUKISI) merupakan institusi yang menghimpun provider pelayanan kesehatan dan institusi pendidikan kesehatan yang bernafaskan Islam di Indonesia.

MUKISI menggulirkan gagasan tentang standardisasi rumah sakit berdasarkan prinsip syariah, yang dimulai sejak tahun 2009 dalam rakernas di Jawa Timur, kemudian dikawal secara berkelanjutan hingga pada tahun 2014 berhasil dirampungkan standar dan instrumen rumah sakit syariah edisi pertama versi 1436 (hijriah).

Dengan menggunakan standar tersebut, sejak 2014 MUKISI secara internal menjalankan pilot project sertifikasi rumah sakit syariah pada dua rumah sakit, yaitu RS Islam Sultan Agung Semarang dan RS Nur Hidayah Bantul Yogyakarta. (njs/dbs)

 


Back to Top