‘Halal Tourism Wonderful Indonesia’ Akan Ramaikan Ajang MINHAS 2017 di Kuala Lumpur Malaysia

gomuslim.co.id- Keseriusan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dalam mempromosikan Wonderful Indonesia di pentas dunia kian meluas. Pada 5 sampai 8 April 2017 mendatang,  Kemenpar akan mengikuti pameran pariwisata halal di Malaysia International Halal Showcase (MIHAS), di Kuala Lumpur Convention Center.

MIHAS adalah pameran wisata halal terbesar di Asia. Eventnya pun rutin digelar setiap tahun di Kuala Lumpur oleh Kementerian Perdagangan International dan Industri (MITI) Malaysia.

Dikatakan Menpar Arief Yahya Wonderful Indonesia akan all out mempromosikan wisata halal kelas dunia di MIHAS 2017. Soal kualitas dan destinasi halal, ia mengaku tidak khawatir. Kualitas Indonesia terbaik di dunia, tolok ukurnya bisa dilihat dari banyaknya gelar juara dunia yang sukses disambar pada World Halal Tourism Award 2016 di Abu Dhabi. Dari 16 kategori yang dilombakan, Indonesia sukses menyambar 12 gelar juara dunia.

“Indonesia memang sangat potensial menjadi destinasi wisata halal paling unggul di dunia. Pertama, Indonesia punya keragaman destinasi dan kekayaan budaya nusantara. Dan hal semacam itu merupakan modal utama yang tidak dimiliki negara lain. Masyarakat dan industri pariwisata nasional semakin sadar terhadap perlunya pariwisata ramah wisatawan Muslim atau Muslim Friendly Tourism,” ujar Menpar Arief Yahya.

Selain itu, potensinya pun tidak sedikit. Size pasar wisata halal sangat besar dari 6,8 miliar penduduk dunia, 1,6 miliar di antaranya adalah muslim dan 60 perden usianya di bawah 30 tahun.

Berdasarkan laporan Comcec Report February 2016, Crescentrating, tahun 2014 ada 116 juta pergerakan halal traveler dan diproyeksikan tahun 2020 akan menjadi 180 juta perjalanan atau naik 9,08 persen, sementara di Indonesia dalam tiga tahun terakhir ini juga naik rata-rata 15,5 perse. Tercatat total pengeluaran wisatawan muslim dunia tahun 2014 mencapai USD 142 miliar.

Jika dilihat dari sisi sustainability atau growth, halal tourism juga lumayan tinggi. Angkanya mencapai 6,3 persen atau lebih tinggi dari rata-rata pertumbuhan pariwisata dunia sebesar 4,4 persen ataupun pariwisata ASEAN sebesar 5,5 persen,” paparnya.

Senada dengan Menpar, Ketua Tim Percepatan Wisata Halal Kemenpar Riyanto Sofyan menambahkan Kemenpar siap memanfaatkan delapan booth di MIHAS 2017. Melalui ke delapan booth itulah Kemenpar akan mempromosikan wisata halal dan religi yang ada di nusantara. ”Booth Indonesia akan mengangkat tema Halal Tourism di Indonesia seperti Masjid Baiturrahman Aceh.

“Saat ini, Masjid Raya Baiturrahman, Aceh, memang sudah berubah wajah. Performance-nya dirias ulang mirip Masjid Nabawi di Madinah. Pekarangannya sudah dilapisi marmer dan ada 12 payung raksasa yang dibiarkan mengembang dengan balutan pendaran lighting super keren,” tukas Riyanto.

Keseluruhan Wonderful Indonesia yang dipamerkan berasal dari Top Destinasi Halal yang mengikuti acara World Halal Tourism Award 2016. "Rinciannya dari Aceh dan Sumatera Barat masing-masing tiga industri, empat industri dari Jakarta dan Jawa Barat, NTB, Makasar serta Bali masing-masing satu industri," paparnya. (nat/kemenpar/dbs)

 


Back to Top