Kunjungi Masjid Sobornaya Tyumen, Begini Kata Dubes RI Tentang Potensi Kerjasama Muslim Indonesia dan Rusia

gomuslim.co.id- Jalinan kerjasama antara Islam Indonesia dengan Rusia sangat penting. Hal tersebut karena hubungan bilateral kedua komunitas muslim ini sudah ada ikatan emosional yang harmonis laksana dua saudara. Komunikasi dan kerjasama yang sudah lama terjalin ini perlu dijaga demi mewujudkan hubungan yang lebih erat di masa depan.

Demikian disampaikan Duta Besar RI untuk Federasi Rusia dan Belarusia Dr Mohamad Wahid Supriyadi saat berkunjung ke Masjid Sobornaya Regional Tyumen, beberapa waktu lalu. Dalam kunjungan ini, ada Organisasi Muslim Tyumen diwakili oleh Ketua Dewan Mufti Organisasi Islam Tyumen Hazrat Zinnat Shaddiq, Wakil Mufti Organisasi Islam Tyumen Hazrat Iskandar, Hakim dan Imam Masjid Umar Ibn Khattab, Hazrat Rustam Kamaliev, dan Imam Masjid Sobornaya Tyumen, Hazrat Jinnat.

“Saya berharap dengan silaturrahmi ini akan membuka jalan bagi muslim Indonesia untuk mengunjungi Tyumen. Banyak masjid dan situs bersejarah Islam di Tyumen sehingga dapat menjadi daya tarik muslim Indonesia untuk mengunjungi Tyumen,” paparnya.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan sangat memungkinkan orang Rusia bila ingin belajar keilmuan Islam di Indonesia. Saat ini tersedia banyak beasiswa dari pemerintah Indonesia, diantaranya dari Universitas Islam Negeri Jakarta, Universitas Negeri Jakarta, maupun dari Kementerian Agama Republik Indonesia.

Beasiswa tersebut mencakup tunjangan hidup sebesar 8.700 Rubbel per bulan. Saat ini, semua jurusan magister di Indonesia ditempuh selama dua tahun. Tetapi, mahasiswa asing terlebih dahulu diwajibkan untuk belajar bahasa Indonesia selama satu tahun.

“Saya rasa, mahasiswa akan cepat berkomunikasi dalam bahasa Indonesia. Mungkin dalam jangka waktu dua bulan, mereka sudah dapat berkomunikasi dalam bahasa Indonesia,” ungkapnya.

Di sisi lain, yang tidak kalah penting untuk diketahui, hubungan Islam Indonesia-Rusia saat ini merupakan “Golden Era” yang ditandai dengan banyaknya kegiatan umat muslim Indonesia-Rusia dalam berbagai bidang. Mulai kerjasama antar universitas Islam Indonesia-Rusia, bahkan empat bulan yang lalu ada mahasiswa Indonesia yang menikah di masjid Kul Syarif, Kazan yang disaksikan oleh Mufti Tatarstan.

Selain melakukan kegiatan keagamaan, kedua negara juga dapat meningkatkan hubungan melalui perdagangan maupun wisata religi. Saat ini, ketika muslim Indonesia berkunjung ke Rusia, mereka berkunjung ke Masjid Kul Syarif, Kazan, Masjid Biru, Sankt Peterburg atau yang dikenal dengan Masjid Soekarno, ataupun Masjid Katedral Moscow.

Karena itu, jika kerjasama bilateral ini berlanjut dengan kuantitas dan kualitas yang semakin meningkat, tentu akan dapat membangun citra positif bagi kedua bangsa, khususnya komunitas muslim Indonesia-Rusia pada masa yang akan datang.

Dalam kunjungan istimewa ini, Dubes Wahid juga didampingi oleh deratan pejabat KBRI Moscow. Mereka diantaranya Minister Konselor Pensosbud, Darmawan Suparno, Atase Perdagangan, Haryono Hadi Prasetyo, dan Sekretaris Kedua Fungsi Ekonomi, Mia Virnalisi. (njs/dbs)

 


Back to Top