Dukung Ambon Jadi Kota Musik, Kampus IAIN Ambon Akan Buka Prodi Musik Islami

gomuslim.co.id- Dalam rangka upaya mendukung Ambon sebagai Kota Musik, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon akan membuka Program Studi Musik Islami. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Ambon, Henry Sopacua mengatakan rencana IAIN untuk membuka Prodi Musik Islami merupakan upaya mendukung dan mewujudkan Ambon sebagai kota musik.

“Hal ini sangat baik dan menjadi bagian bersama Pemkot Ambon dan IAIN untuk membangun aspek pengembangan pendidikan," ujar Henry, Kamis (30/03/2017).

Sementara itu, rencana tersebut juga dikemukakan Rektor (IAIN) Ambon Hasbollah Toisuta kepada Pemkot Ambon dan mendapat dukungan dan respon positif dari Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf).

Dia menilai untuk wujudkan Ambon sebagai kota musik dibutuhkan dukungan dari berbagai pihak bukan hanya pemkot dan Bekraf, melainkan masyarakat, kampus, maupun swasta.

"Kita harus bersinergi karena apa yang dilakukan oleh Bekraf sesungguhnya itu bagian dari kita untuk melaksanakan rencana aksi. Kita berharap tidak ada kendala, baik dari sisi pendukungan, anggaran, maupun fasilitas, dalam pengembangan sumber daya," ujar Hasbollah.

Lebih lanjut, Henry menilai sumber daya manusia, terutama generasi muda, harus terus difasilitasi untuk meningkatkan kapasitas generasi ekonomi kreatif dalam meningkatkan kualifikasi mereka di bidang pengelolaan manajemen untuk sebuah industri musik.

"Peningkatan kapasitas tersebut dapat terwujud jika di setiap kampus ada prodi seni dan budaya yang mendukung upaya tersebut," katanya.

Selain itu, pihaknya terus mendorong universitas negeri dan swasta di Ambon untuk membuka prodi seni dan budaya sebagai upaya penguatan kohesi sosial masyarakat.

Dengan adanya pusat studi musik dan seni, diharapkan Unpatti sebagai universitas terbesar di Maluku bisa menjadi pintu masuk untuk terus mendorong kampus lainnya.

"Kita berharap pada tahun depan sudah ada prodi musik dan kegiatan musik, termasuk dengan infrastruktur musik," harap Henry.

Saat ini, seni musik dan budaya bagi masyarakat Ambon saat ini hanya dituangkan dalam bentuk hobi, atau belum ada infrastruktur penunjangnya. "Padahal, pada kenyataannya seni musik memberikan kontribusi dan nilai ekonomis tersendiri jika pengelolaannya maksimal dan manajemen yang baik," tambahnya.

Untuk diketahui, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon atau IAIN Ambon, sebelumnya bernama STAIN Ambon adalah Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri di Ambon provinsi Maluku. Lahirnya IAIN Ambon tidak terlepas adanya dorongan arus bawah dari kalangan masyarakat Islam yang diprakarsai ulama yang menyadari arti pentingnya kehadiran Pendidikan tinggi Islam di Provinsi Maluku.

Dengan memperhatikan banyaknya sekolah dan madrasah/pesantren yang berhasil menyelesaikan program studinya pada tingkat menengah atas atau yang sederajat, sementara belum ada pendidikan tinggi yang dapat menampung tamatan tersebut. (nat/antara/dbs)


Back to Top