Daftar Tunggu Jemaah Haji Lebak Banten Hingga Tahun 2032

gomuslim.co.id- Daftar tunggu jamaah calon haji di Kabupaten Lebak, Banten tercatat 9.290 orang atau harus antri hingga tahun 2032. Kepala Seksi Haji dan Umrah Kementerian Agama Kabupaten Lebak, Ahmad Tohawi di Lebak, Jumat (31/03/2017), mengatakan pemberangkatan haji tahun 2017 sebanyak 590 dari sebelumnya 339 jamaah. Penambahan kuota itu tentu daftar tunggu calon haji di Kabupaten Lebak berkurang hingga enam tahun. Selama ini, minat masyarakat untuk berangkat ke Tanah Suci Makkah, Arab Saudi cukup tinggi.

"Saya kira berkurangnya daftar tunggi itu karena adanya penambahan kuota yang diberikan pemerintah," kata Tohawi.

Apalagi, lanjutnya, masyarakat yang mendaftar calon haji jumlahnya antara 15 sampai 20 orang per hari. Sebagian besar calon haji berprofesi pedagang, petani, pegawai negeri sipil (PNS), TNI, Polri dan pekerja berbagai pekerja profesi.

Dari 9.290 calon haji itu, mereka kebanyakan warga Rangkasbitung dan Lebak Selatan dan Utara. Mereka kebanyakan dari Kecamatan Malingping, Bayah, Panggarangan, Cibeber, Cilograng, Maja, Curugbitung, Sajira, Cipanas, Leuwidamar dan Gunungkencana.

"Kami berharap tahun ke tahun kuota haji ditambah oleh pemerintah Arab Saudi sehingga daftar tunggu terus berkurang," katanya.

Selain itu, Tohawi juga mengatakan  panjangnya daftar tunggu itu karena tingginya kesadaran beragama di Kabupaten Lebak juga perekonomian masyarakat relatif baik. Karena itu, dia meminta, calon haji yang masih daftar tunggu bersabar dan menjaga stamina kesehatan.

Begitu juga bagi umat Muslim yang sudah melaksanakan rukun Islam kelima diimbau tidak berangkat kembali ke tanah suci. "Pelaksanaan ibadah haji ke Makkah, Arab Saudi, hanya wajib sekali seumur hidup," ujarnya.

Meskipun tidak ada larangan beribadah haji lebih satu kali, tetapi sebaiknya memberikan kesempatan kepada orang lain yang belum melaksanakan ibadah haji. "Imbauan ini untuk memberikan kesempatan kepada calon haji yang lainnya," katanya.

Seorang calon haji warga Rangkasbitung Kabupaten Lebak M Sobari mengaku rela menunggu pemberangkatan haji hingga 2032.

 "Semoga pemerintah terus menambah kuota haji sehingga tidak menunggu waktu lama untuk melaksanakan rukun Islam kelima," harapnya.

Sebelumnya, Kementerian Agama telah menetapkan bahwa kuota haji tahun 1438H/2017M sebesar 221 ribu. Ketetapan ini tertuang dalam Keputusan Menteri Agama (KMA) No 75 tahun 2017 tentang Penetapan Kuota Haji Tahun 1438H/2017M.

KMA ini juga mengatur bahwa kuota haji reguler terdiri atas kuota jemaah haji regular sebanyak 202.518 orang dan kuota petugas haji daerah (TPHD) sebanyak 1.482 orang. Sedangkan kuota haji khusus terdiri atas kuota jemaah sebanyak 15.663 orang dan kuota petugas sebanyak 1.337 orang. (fau/antara/kemenag)


Back to Top