Rise Up Your Dreams: Sharing Pemuda Islam untuk Raih Masa Depan

gomuslim.co.id- Komunitas Muda Peduli Jakarta (Kompak) menggelar talkshow dan sharing kepemudaan Islam. Kegiatan bertajuk “Rise Up Your Dreams, Rise Up Pemuda Jakarta: Bakat, Karier, dan Profesi Gen-Z” ini dihelat di A&W Pondok Labu, Jakarta Selatan, Ahad (02/04/2017). Puluhan peserta yang didominasi anak muda tampak antusias mengikuti acara ini hingga selesai.

Sejumlah narasumber narasumber yang juga dari kalangan muda pun hadir memeriahkan acara ini. Mereka diantaranya, Psikolog Remaja, Muhammad Kautsar, S. Psi, M.Si, CEO iGrow Corp, Pengusaha Muda Muslim, Andreas Senjaya, aktivis sosial sekaligus anggota Forum PBB “World Merit”, Maryam Konita, dan mahasiswi inspiratif UI peserta America Field Service Mutiara Baswedan.

Dalam pemaparannya, Muhammad Kautsar mengatakan minat dan bakat dapat mempermudah seorang pemuda dalam menuju masa depan. Namun demikian, hal ini tidak lantas menjadi barometer atau tolak ukur kesuksesan. Tetap perlu komitmen dan fokus untuk menggapai cita-cita.

“Kebanyakan dari kita, selalu kesulitan untuk memiliki keberanian dalam memilih. Padahal, masa depan ditentukan dengan pilihan kita saat ini. Apakah kita memilih jadi follower saja, atau memilih untuk membuat perubahan dan inovasi. Untuk itu, kita harus memastikan garis akhir, tujuan jelas yang ingin kita capai,” katanya.

Menurut Kautsar, setidaknya ada dua kunci sukses hidup. Pertama, totalitas untuk melakukan hal-hal baik dan postif, dan kedua keikhlasan dalam menjalankannya. “Lihat orang-orang sukses disekitar kita, mereka totalitas dan hidup penuh dengan kerelaan. Rela mengurangi waktu bermain untuk belajar lebih,” paparnya.

Narasumber lainnya, Andreas Senjaya menuturkan bahwa pada dasarnya siapa pun bisa meraih kesuksesan terbaik dalam hidupnya. Apalagi Gen-Z yang kini hidup di era kemajuan teknologi informasi yang sangat cepat semakin memperluas peluang.

“Penting bagi generasi muda untuk punya mimpi besar dan terus mengoptimalkan proses yang sedang dijalani. Terus coba, dan jangan pernah malu untuk belajar. Karena yang muda seharusnya bisa menawarkan masa depan yang lebih cerah,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Maryam Konita mengungkapkan masa muda adalah kesempatan emas untuk lebih produktif dan berprestasi. Apapun minat dan bakatnya, kata dia, menjadi pemuda harus bisa memberikan manfaat untuk sesama.

“Kita sebagai pemuda Muslim harus berani beraksi dan peduli terhadap sesama. Pandai-pandailah melihat kebawah agar kita selalu bersyukur dan terus memacu diri sendiri lebih maju. Namun tetap, niatkan semua yang kita lakukan adalah untuk ibadah,” ungkapnya.

Sementara itu, Mutiara Baswedan mengatakan bahwa menjadi pemuda harus pandai memilih jalan menuju masa depan. “Jalan terjal justru baik sebagai proses menuju masa depan. Apapun situasi dan kondisinya, kita harus berani hadapi, karena jalan menuju puncak pasti tidak mudah, butuh perjuangan lebih. Pokoknya, keep working dan ambil hikmah dari setiap pelajaran,” ucapnya. (njs)


Back to Top