MUI Akan Gelar Kongres Ekonomi Umat

gomuslim.co.id- Sebagai wujud upaya percepatan Usaha Kecil Menengah (UKM) untuk pembangunan ekonomi umat. Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan mengadakan Kongres Ekonomi Umat di Hotel Sahid Jakarta mulai tanggal 22 sampai 24 April 2017 mendatang.

Ketua Pelaksana Kongres, Azrul Tanjung mengatakan pihaknya saat ini tengah mengumpulkan UKM yang memiliki keunggulan. “Kami sedang mengumpulkan UKM yang memiliki keunggulan komperatif. Saat ini sudah lebih dari 100 produk unggul yang dapat dikumpulkan,” ujar Azrul.

Sebagian UKM nantinya juga akan diundang dalam kongres yang akan dibuka oleh Presiden Jokowi Widodo tersebut. Pihaknya berpendapat dengan adanya kongres tersebut MUI akan turut membantu Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di lembaga atau asosiasi umat Islam, sehingga produk-produk yang misalnya dikeluarkan pesantren dapat masuk ke pasar nasional mauoun global.

“Kita akan konsolidasikan semua produk UMKM secara bertahap untuk bisa masuk di pasar nasional dan bahkan global,” tukasnya.

Pada Jumat (31/03/2016) lalu, saat menemui Presiden Joko Widodo Ketua MUI bidang Ekonomi Lukmanul Hakim telah membahas sejumlah kesenjangan-kesenjangan yang muncul di dalam masyarakat. Kesenjangan yang ada, dikhawatirkan dapat dimanfaatkan oleh kelompok tertentu untuk mengganggu laju perekonomian bangsa dan dapat menciptakan konflik di masyarakat.

Salah satu topik yang dibahas terkait networking atau jejaring yang saling memberikan keuntungan antar elemen bangsa di dalam kelompok-kelompok ekonomi. Jejaring yang dimaksud yakni jejaring antara kelompok ekonomi mikro, kecil dan menengah dengan kelompok ekonomi besar.

"Kami juga menyampaikan adanya keberpihakan regulasi yang kemudian nanti akan ditindaklanjuti oleh pemerintah dan juga akses dan ruang kepada kelompok-kelompok masyarakat," kata dia.

Untuk menggerakkan ekonomi bangsa, kata dia, perlu dilakukan optimalisasi sumber daya alam dan juga sumber daya manusia. Lukmanul menilai, kebijakan Presiden Jokowi pun sejalan dengan konsep kongres ekonomi umat ini.

Kemudian, diagendakan pada hari ini, Senin (03/04/2017) pihaknya akan menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla yang akan diminta untuk menutup acara kongres tersebut.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin menambahkan, kongres ekonomi umat ini akan dijadikan sebagai dasar gerakan ekonomi untuk menyatukan potensi ekonomi di masyarakat. Sehingga, kata dia, dapat membantu memperbaiki keadaan ekonomi nasional serta menghilangkan kesenjangan antara pelaku ekonomi.

Rencananya, Kongres Ekonomi Umat akan dilaksanakan menyusul kesuksesan Kongres Umat Islam yang digelar MUI beberapa waktu lalu. Dalam kongres tersebut, MUI akan mengundang sekitar 500 peserta dari perwakilan MUI Wilayah, ormas Islam tingkat pusat, perguruan tinggi, asosiasi ekonomi, dan juga beberapa pondok pesantren besar di Indonesia. (nat/dbs)

 


Back to Top