Perayaan 47 Tahun Pengabdian Kak Seto, LPAI dan KPPPA Gelar Kampanye Gerakan 'Saya Sahabat Anak'

gomuslim.co.id- Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) bekerjasama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) menggelar acara “47 Tahun Pengabdian Kak Seto di Dunia Anak” di Aula RA Kartini KPPPA, Selasa (04/04/2017). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mengkampanyekan gerakan Saya Sahabat Anak sekaligus menyambut Hari Anak Nasional pada 23 Juli 2017 mendatang.

Hadir dalam kesempatan ini sejumlah pejabat seperti Kepolisian RI yang diwalikili oleh Irjen Arkian Lubis, Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (BK3S), Budiharjo, Tahir Foundation, Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmy Diani, Walikota Malang, Mochamad Anton dan Pemprov Bali. Keenam lembaga ini menerima pemberian Anugerah Kak Seto atas kontribusi dalam perlindungan anak Indonesia.

Dari kepolisian misalnya melalui program Polisi Sahabat Anak telah banyak memberikan peran penting bagi anak-anak. Lalu Pemkot Tangsel yang memiliki Satgas perlindungan anak terbanyak. Begitupula dengan Pemkot Malang juga membentuk satgas dan menyediakan lapangan bermain yang sangat baik untuk anak-anak.  BK3S yang konsisten membantu anak-anak dalam hukum dan anak yang tidak mampu.

Dalam sambutannya, Seto Mulyadi yang lebih dikenal sebagai Kak Seto menyampaikan semakin mantap untuk tetap berada di dunia anak dan menjadi sahabat anak Indonesia.

“Saya ingin menularkan ini kepada semuanya wartawan, artis, pengusaha, walikota, bupati bahkan sampai menteri dan presiden untuk menjadi sahabat anak,” ujarnya.

Dalam kiprahnya sebagai pemerhati anak, Kak Seto merasakan semakin meningkat dan mencintai anak-anak. “Dari anak-anak saya banyak belajar banyak, mulai dari kejujuran, kreativitas dan lainya. Jadi anak-anak adalah sahabat sekaligus guru saya dalam hidup,” tambahnya.

Menurut Kak Seto, pendidikan agama untuk anak-anak sangat penting. Namun hal ini tidak hanya melalui kata-kata saja, tapi juga harus melalui praktek keteladanan orang tua. “Misalnya setelah selesai shalat dia juga bisa senyum, bisa memeluk putera puterinya, tidak langsung main gadget misalnya, atau pergi tanpa mendatangkan rasa persahabatan bagi diri anak-anak” paparnya.

Pada kesempatan yang sama, Psikolog Anak, Kak Sandra menuturkan bahwa sosok Kak Seto selain menjadi figur dalam dunia anak juga menjadi sosok yang menginspirasi dalam dunia psikologi.

“Jiwa kak Seto adalah jiwa anak-anak Indonesia. Kami dari himpunan Psikolog Indonesia juga bertekad untuk terus mendukung perlindungan terhadap anak-anak,” katanya.

Selain itu, hal senada juga disampaikan ketua BK3S, Budiharjo. Ia mengatakan akan terus mendukung program perlindungan anak dan menyelamatkan anak-anak dari tindakan kekerasan. “Kami ingin melalui kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi pemuda-pemudi untuk terus membela kepentingan anak Indonesia,”

Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan sejumlah penampilan dari anak-anak seperti tarian persembahan asal papua dari anak-anak SD Kenari 7, sambutan nyanyian “Siapa yang Punya”, dan Si Komo Show. (njs)


Back to Top