Malaysia 'Pede' Bantu Jepang Kembangkan Industri Produk Halal Jelang Olimpiade 2020

gomuslim.co.id- Industri produk halal kini semakin bergeliat di beberapa Negara. Salah satu Negara yang fokus menggarap sektor ini adalah Malaysia. Baru-baru ini, Negeri Jiran menyatakan siap mendorong Jepang untuk mempromosikan dan mengembangkan industri halalnya dengan berbagi keahlian produk halal.

Dukungan ini dilakukan setelah penunjukan Jepang sebagai tuan rumah olimpiade pada 2020 mendatang di Tokyo. Menurut perwakilan dari Malaysia External Trade Development (Martrade), saat ini baru Malaysia yang memiliki lingkungan komprehensif untuk mengembangkan industri produk makanan halal.

“Industri halal termasuk sistem sertfikasi halal, standar dan aturan, infrastruktur, insentif, sumber daya manusia, dan perbankan syariah yang didukung kerangka kerja efektif dari pemerintah. Masing-masing kegiatan tersebut menciptakan ekosistem halal yang holistik dan lengkap,” kata dia seperti dilansir dari publikasi abna24, Senin (03/04/2017).

Selain itu, pejabat Matrade juga menekankan bahwa pemerintah Malaysia senang berbagi masalah halal mengingat Jepang sebagai teman dekat. Matrade berencana akan bekerja sama dengan Japan External Trade Organization untuk membawa perusahaan kedua negara menjalin kemitraan bisnis lebih strategis.

Pernyataan Matrade secara resmi tersebut dirilis setelah Gubernur Tokyo Yuriko Koike yang mengumumkan awal tahun ini Olimpiade dan Paralimpiade 2020 akan menyediakan makanan halal. Kebijakan ini bertujuan untuk mendorong umat Islam berkunjung ke Tokyo sebagai tuan rumah.

Pemerintah Jepang berharap produk halal akan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Jepang. Dimana Tokyo sebagai tuan rumah Olimpiade dan Paralimpiade memiliki peluang lebih besar dalam pengembangan sektor halal. Malaysia dan banyak negara Muslim lainnya berharap untuk mendapatkan keuntungan dari Olimpiade Tokyo dalam bentuk memperluas bisnis halal mereka.

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dan Perdana Menteri Malaysia Najib Abdul Razak bertemu November 2016 membahas masalah halal ini. Najib menawarkan untuk memfasilitasi persiapan Jepang menyediakan makanan halal pada Olimpiade 2020 mendatang.

Di sisi lain, pemerintah Jepang kini sedang serius menggarap destinasi wisata yang ramah untuk turis muslim. Mereka mulai membangun fasilitas tempat ibadah untuk muslim, juga restoran halal.

Nobuhisa Hori, pejabat dari Divisi Promosi Pariwisata Kota Gifu, Jepang mengatakan ada beberapa restoran yang sudah menyiapkan makanan halal. Namun jumlahnya masih didata. Menurutnya, Jepang saat ini sedang gencar mempromosikan paket wisata, terutama dari negara-negara muslim seperti Indonesia. Saat ini, sudah banyak wisatawan muslim yang berlibur ke Jepang.

"Sekarang sudah mulai banyak turis muslim berlibur ke Jepang. Mudah-mudahan tahun ini semakin banyak," harap Nobuhisa.

Jepang sendiri membuat sebuah program wisata untuk menggenjot turis muslim, yakni proyek Shoryudo. Ini adalah semacam paket wisata yang meliputi sejumlah daerah di Chubu, Jepang bagian tengah.

Awalnya proyek tersebut diawali dari 9 prefektur di wilayah Chubu. Dalam proyek tersebut, Jepang menyediakan 23 tempat shalat yang tersebar di sejumlah tempat, mulai bandara udara, hotel, dan tempat penginapan lainnya.

Selain itu terdapat juga masjid di wilayah proyek Shoryudo, yakni Masjid Nagoya, Masjid Fuji, Masjid Seto, Masjid Shin Ajo, Masjid Bandara Nagoya, gedung Pusat Islam Kasugai, gedung Pusat Islam Ichinomiya, Masjid Al Musthafa, Masjid Gifu, dan lainnya. (njs/abna/dbs)

 

 


Back to Top