Pemerintah UEA Terapkan Peraturan Khusus untuk Hotel Syariah di Kota Dubai

gomuslim.co.id- Baru-baru ini, di Kota Dubai, dalam hal ini Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) telah mengeluarkan keputusan administratif yang menyetujui Pedoman Standar Hotel  Syariah di kota tersebut. Hal ini berkaitan dengan persyaratan dan instruksi, berdasarkan urutan lokal pada organisasi kerja konstruksi di Emirat.

 “Praktek-praktek internasional dalam penerapan standar dan persyaratan dari hotel Islam yang diterapkan dalam konsep tertentu juga berdasarkan peraturan khusus terkait  penyediaan makanan halal dan minuman tanpa memperhitungkan aspek lain yang berkaitan dengan aspek operasional dan administrasi hotel, transaksi dan sesuai dengan ketentuan hukum Islam,” jelas Layali Al Mulla, director of buildings department of Dubai Municipality (Direktur Departemen Pembangunan Pemerintah Kota Dubai), seperti dilansir dari publikasi khaleejtimes.

Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa Kota Dubai harus melakukan pedoman ini pada standar hotel syariah yang bertujuan untuk mengembangkan konsep ini dari perspektif yang memperhitungkan aspek hukum dan budaya, serta berstandar tinggi perhotelan modern.

“Pedoman ini tidak tertutup pada standar bangunan dan sistem pelayanan saja, tapi juga termasuk standar desain bangunan, standar peraturan dan sistem pelayanan. Pedoman ini juga mencakup standar administrasi dan operasional seperti makanan, minuman, privasi, pakaian, transaksi, toleransi, waktu shalat, kesehatan tamu hotel, dan kepatuhan pada hukumsyariah,” tambah Al Mulla.

Hotel yang memenuhi standar dari budaya Islam dan budaya lokal Arab, mematuhi hukum Syariah, menyediakan jasa akomodasi dan perhotelan, serta dapat diterima secara privasi oleh para tamu membuat identitas nasional dan budaya UEA yang baik di mata para turis. Hal ini juga berlaku pada arsitektur hotel berupa elemen arsitektur seni Islam dan kaligrafi.

“Mereka mengadopsi perilaku manajemen dan layanan yang memenuhi kebutuhan keluarga dan memberikan suasana seperti di rumah yang tenang sesuai syariat, adat dan tradisi masyarakat Islam, yang akan memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan dan pertumbuhan ekonomi Islam , khususnya di kota ini, “ pungkasnya.

Apalagi, dalam beberapa tahun ini, Dubai mampu mengembangkan ekonomi dan membuka cakrawala baru di depannya, termasuk ekonomi Islam, serta sektor vital lainnya di negeri ini.  Ekonomi Islam telah memperoleh peran penting dalam industri keuangan syariah dalam produk dan jasa warga UEA. Dengan sejumlah besar negara-negara Islam saat ini, UEA diklasifikasikan sebagai negara berkembang dan diperkirakan akan tumbuh pesat.

Karena itu, salah satu penunjang ekonomi Negara adalah sektor pariwisata UEA yang terus berkembang. Peraturan khusus tentang hotel syariah di Kota Dubai ini menjadi sangat penting.

Sebelumnya, hotel syariah pertama didirikan di Dubai pada tahun 1979. Statistik menunjukkan bahwa jumlah tamu hotel berkonsep Islami ini di Dubai telah meningkat dari turis non-Muslim yang berasal  berbagai negara, etnis dan agama untuk tingkat hunian 90 persen setiap tahunnya. (fau/dbs)


Back to Top