'Sharia Banking for Creative Business Matching' Jadi Ajang Pertemuan Pelaku Ekonomi Kreatif dengan Perbankan Syariah

gomuslim.co.id- Industri ekonomi kreatif di Tanah Air terus berkembang pesat. Pertumbuhan ini tidak lepas dari dukungan perbankan syariah dari sisi pembiayaan. Salah satu bank syariah yang selalu proaktif dan mengambil peran dalam merangkul pelaku ekonomi kreatif ini adalah BRI Syariah.

Demikian disampaikan Direktur Akses Perbankan Bekraf, Restog K. Kusuma saat menghadiri acara “Sharia Banking for Creative Business Matching” di Gazebo Indo Jalito Tanah Datar, Batusangkar, Sumatera Barat , Selasa (04/04/2017). Kegiatan ini terjalin atas kerja sama Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dan perbankan syariah.

“Usaha selama ini cukup berhasil karena BRI Syariah dengan mengikuti kegiatan sejak September mendapat Rp 185 miliar dari nasabahnya (pelaku ekraf)," ujar Restog.

Menurutnya, selama ini BRI Syariah menjadi salah satu bank syariah yang cukup proaktif mengajak pelaku ekraf. Apalagi bank syariah ini juga didukung dengan brand BRI yang banyak menjangkau penjuru negeri.

Berbagai upaya dilakukan Bekraf untuk mendorong pelaku ekonomi kreatif berkembang. Awal pekan ini bertempat di Tanah Datar, Batusangkar Sumatra Barat, Bekraf mempertemukan lebih dari 250 pelaku ekraf dengan 13 perbankan syariah.

Lebih lanjut, Restog menuturkan acara ini bertujuan agar para pelaku ekraf dapat berkonsultasi terkait akses ke perbankan seperti apa dengan pihak perbankan langsung. "Bagaimana dengan bagi hasil dan kolateralnya seperti apa," kata dia.

Melalui acara ini, para pelaku ekonomi kreatif bisa dengan leluasa menanyakan model pembiayaan perbankan syariah dan dapat mengajukan proposal pembiayaan perbankan syariah untuk mengembangkan usahanya.

“Pelaku ekonomi kreatif yang hadir, sudah membawa proposal pembiayaan perbankan syariah yang sesuai dengan kebutuhan mereka untuk diajukan ke perbankan syariah,” tuturnya.

Sementara itu, Deputi Akses Permodalan Bekraf, Fadjar Hutomo mengatakan bahwa Bekraf memberi akses kepada pelaku ekonomi kreatif pada sumber permodalan dari perbankan syariah dalam rangka mengembangkan usaha. “Perbankan syariah memberikan pemahaman terkait model pembiayaan untuk pelaku ekonomi kreatif, sehingga, pelaku ekonomi kreatif bisa mengakses permodalan perbankan syariah,” ucapnya.

Sebanyak 250 pelaku ekonomi kreatif yang hadir telah memenuhi persyaratan, yaitu usaha kreatifnya termasuk dalam subsektor ekonomi kreatif yang menjadi tanggungjawab Bekraf, memiliki brand atau merek, pemilik usaha kreatif bukan pedagang dan telah melaksanakan usaha kurang lebih satu tahun.

Acara tersebut juga mendatangkan konsultan finansial syariah untuk saling berbagi keuntungan dan kenyamanan menggunakan perbankan syariah. Mereka diantaranya, Pakar Ekonomi Syariah Mohammad B. Teguh, Direktur BRI Syariah Erdianto Sigit Cahyono, Direktur Grup Pengaturan Perijinan Penelitian dan Pengembangan Perbankan Syariah OJK Deden Firmansyah Hendarsyah, pelaku ekonomi kreatif pemilik batik trusmi Cirebon Sally Giovanni, dan dipandu oleh Direktur Akses Perbankan Bekraf Restog K. Kusuma.

Adapun perbankan syariah yang berpartisipasi dalam acara itu yakni BRI Syariah, BNI Syariah, Bank Muamalat, Bank Syariah Mandiri, Bank Nagari Syariah, BPD Sumatra Barat UUS, Bank CIMB Niaga Syariah, bank Danamon UUS, Bank Bukopin Syariah, Bank BPRS Angkek Candung, BPRS Al Makmur, BPRS Haji Miskin dan PT. BPRS Gajahtongga Kotopiliang. (njs/dbs)

 


Back to Top