Rumah Zakat Dirikan Sekolah Tahfidz Non Formal Pertama di Kota Jayapura

gomuslim.co.id- Sebagai upaya untuk membangun masyarakat Qurani, Rumah Zakat mendirikan Sekolah Tahfidz non formal untuk anak-anak kurang mampu di Jayapura. Menurut Branch Manager Rumah Zakat Jayapura, Wahyudi, ini merupakan sekolah tahfidz non formal pertama yang ada di kota ini.

“Bisa dikatakan kalau Rumah Tahfidz Juara ini adalah satu-satunya program tahfidz non formal yang ada di Kota Jayapura. Karena saat ini kelas tahfidz di Jayapura hanya tersedia di sekolah formal yang memberlakukan tarif cukup tinggi. Sehingga anak-anak yang berasal dari keluarga kurang mampu tidak bisa mengakses pendidikan yang memiliki tujuan mulia tersebut,” tutur Wahyudi dalam rilis resmi Rumah Zakat.

Selain itu, Wahyudi juga menambahkan hal itulah yang mendasari Vanila Hijab dan Rumah Zakat untuk membuat sekolah gratis bagi anak-anak yang ingin menjadi hafidz dan hafidzah di Bumi Cendrawasih. Sejak September 2016, Rumah Tahfidz mulai beroperasi di Gedung SD Juara Jayapura, Jl. Baru Kotaraja Abepura untuk mengajarkan anak-anak asuh Rumah Zakat menghafal Alquran.

Meski membangun Sekolah Tahfidz bukanlah pekerjaan mudah, terutama di wilayah yang penduduk muslimnya minoritas. Namun hal tersebut justru menjadi tantangan untuk menyebarkan kebaikan lewat pendidikan Alquran. Selain faktor geografis seperti lokasi Rumah Tahfidz yang jauh dari pemukiman warga, kurangnya dukungan dari orangtua menjadi pekerjaan rumah baginya.

“Awalnya memang sulit, banyak tantangan yang harus dihadapi. Tapi, kami lihat peminat program ini semakin banyak. Jadi kami memiliki target untuk dapat membuka kelas baru di Rumah Tahfidz. Sehingga semakin banyak pula anak-anak di Jayapura yang mendapat kesempatan untuk mempelajari Alquran,” katanya.

Untuk diketahui, Rumah Zakat (RZ) adalah lembaga filantropi yang digagas sejak tahun 1998. Lembaga ini mengelola zakat, infak, sedekah, serta dana sosial lainnya melalui program-program pemberdayaan masyarakat. Program pemberdayaan direalisasikan melalui empat rumpun utama yaitu Senyum Juara (pendidikan), Senyum Sehat (kesehatan), Senyum Mandiri (pemberdayaan ekonomi), serta Senyum Lestari (inisiatif kelestarian lingkungan). (fau/rz)


Back to Top