Abraham Samad: Anak Muda Wajib Nonton Film 'Mengejar Halal'

gomuslim.co.id- Film Mengejar Halal garapan Komunitas Film Maker Muslim (KFMM), Muara Studio, dan Daqu Movie sebentar lagi tayang di bioskop-bioskop Tanah Air. Menurut jadwal, film bergenre drama komedi dan bernuansa religi ini akan mulai tayang pada 13 April 2017 mendatang.

“Film ini wajib ditonton oleh generasi muda Indonesia masa kini. Meski penggarapanya dari kalangan anak muda, film ini sarat akan nilai-nilai edukasi dan pesan-pesan religius,” ujar Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad (AS) saat menghadiri acara Nonton Bareng Film Mengejar Halal di Hollywood XXI, Jakarta, Kamis, (06/04/2017).

Menurutnya, perkembangan industri film nasional saat ini semakin baik. Apalagi dunia perfilman sekarang sudah banyak diisi oleh kalangan muda yang melek teknologi dan informasi. “Saya sangat mengapresiasi semakin banyaknya film-film nasional yang diproduksi sebagai bahan tontonan bagi masyarakat Indonesia,” katanya.

Saat ditanya kesan setelah menonton Film Mengejar Halal, dia mengatakan bahwa film ini dapat menjadi rekomendasi bagus buat anak muda. “Menurut saya, film ini sarat dengan pesan religius dan sarat makna, oleh karena itu generasi muda Indonesia harusnya nonton film ini supaya mereka ada rujukan tentang nilai-nilai apa yang harus dianut didalam pergaulan mereka sebagai generasi muda,” paparnya.

Lebih lanjut, pendiri Anti Coruption Committee (ACC) ini menuturkan bahwa nilai-nilai yang ada di Indonesia atau budaya ketimuran berbeda dengan nilai-nilai yang ada di Barat. Maka dari itu, lewat film ini anak muda diharapkan bisa menjaga nilai-nilai ketimuran yang luhur.

“Belum lagi kalau kita bicara tentang pesan religius, pesan agama di dalam film ini. Maka seyogyanya dalam tata cara pergaulan generasi muda harusnya kita merujuk kepada apa yang diajarkan oleh agama kita serta apa yang ada dalam nilai-nilai kearifan lokal kita,” ungkapnya.

Advokat Indonesia ini juga berharap semakin banyak kalangan mendukung industri perfilman ini, khususnya bagi generasi muda. “Harusnya kita bisa mendorong seperti komunitas film maker muslim ini agar mereka diberikan ruang untuk memproduksi, dan terus memaksimalkan produksi film-film seperti ini, supaya nilai-nilai yang ada di Indonesia tetap menjadi rujukan bagi generasi penerus,” tandasnya.

Sekadar informasi, Mengejar Halal adalah film hasil kolaborasi antara @filmmakermuslim, DAQU Movie, gomuslim.co.id, dan Muara Studio. Film ini diramu oleh sutradara dan penulis yang bertanggung jawab atas kesuksesan sebuah film pendek berjudul Cinta Subuh. Setelah merasa cukup kuat untuk menelurkan film layar lebar, M. Amrul Ummami (sutradara) dan Muhammad Ali Ghifari (penulis) berkolaborasi sekali lagi demi menyebar nilai keislaman lewat film Mengejar Halal.

Mengejar Halal menceritakan tentang sosok muslimah berusa 28 tahun bernama Haura, seorang gadis muda yang tinggal bersama kakaknya, Yaser, dan iparnya Zizi. Haura adalah sosok wanita yang ceria dan enerjik. Tapi, Haura sudah berkali-kali batal melangsungkan pernikahan. Haura mulai was-was, takut berakhir sebagai perawan lanjut usia. Di tengah kegalauan hidupnya, Haura bertemu dengan seorang pria luar biasa bernama Halal. Tidak ada satupun dari diri Halal yang tidak menarik bagi Haura. Taqwa, tampan, tajir, pemilik lembaga pendidikan pula, apalagi yang kurang? Haura memutuskan untuk melakukan segala daya dan upaya demi mendapatkan cinta mas Halal.

Haura mulai terjangkit obsesi berlebih dalam mendapatkan Halal. Yaser dan Zizi mulai gerah dengan kelakuan Haura, mulai dari menghabiskan hari-harinya membuntuti Halal, sampai memaksa keponakannya pindah sekolah ke sekolah Halal demi mendapat kesempatan mengobrol dengan sang pujaan hati. Sayang, walau Yaser dan Zizi selalu mengingatkan, cinta Haura pada Halal terlalu besar, sampai nasihat dari kakak dan iparnya tak lagi didengar oleh Haura. Lebih dari itu, Haura bolos dari pekerjaannya sebagai desainer, memusuhi teman-teman yang mengingatkannya agar tak terobsesi dengan manusia. (njs)

Baca juga:

‘Mengejar Halal’: Karya Terbaru Filmmaker Muslim Ini Segera Warnai Layar Lebar Tanah Air pada 2017

 


Back to Top