Gencarkan Promosi untuk Gaet 3 Juta Turis Muslim, Kemenpar Usung 'Wonderful Indonesia' di MIHAS 2017

gomuslim.co.id- Setelah terbentuknya tim Percepatan Pengembangan Wisata Halal, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar RI) tengah menggenjot pariwisata halal di Tanah Air.

Untuk tahun ini Kemenpar menargetkan sebanyak tiga juta wisatawan mancanegara (wisman) Muslim mengunjungi Indonesia. Angka itu naik sekitar 15 persen dari total wisman Muslim yang datang ke Indonesia pada tahun lalu yakni 2,2 juta. 

Tim Percepatan Pengembangan Wisata Halal Riyanto Sofyan mengatakan bahwa potensi wisman Muslim sangat besar. Meski wisman terbesar masih didominasi oleh Cina yaitu mencapai 120 juta pada 2015. Kemudian di tahun sama ada 116 juta turis Muslim yang juga melakukan perjalanan ke berbagai negara. 

"Jumlahnya hampir sama, cuma beda empat juta dengan turis Cina. Jadi pasar utama yang besar itu harus disasar dengan maksimal," kata Riyanto Jumat, (07/04/2017). 

Sedangkan menurut Riyanto, pasar utama wisman Muslim Indonesia meliputi Timur Tengah, Eropa, serta Asia. Riyanto menjelaskan, target wisman Muslim Indonesia akan terus bertambah setiap tahun.

Pada 2018 misalnya, Kemenpar memproyeksikan sebanyak 3,4 juta turis Muslim yang datang ke Indonesia. "Di tahun berikutnya target kita empat juta lalu tambah lagi jadi lima juta di tahun berikutnya," tutur Riyanto.

Lebih lanjut, ia menilai hal itu demi tercapainya target pemerintah yang menginginkan sebanyak 20 juta wisman datang ke Indonesia sampai 2019. Sedangkan diharapkan Wisman Muslim mampu berkontribusi sebesar 25 persen.

Melalui pameran Malaysia International Halal Showcase (MIHAS) 2017 yang kini tengah diikuti Kemenpar di Kuala Lumpur, Riyanto yakin semua target itu bisa dicapai. Lewat acara yang digelar empat hari dari 5 sampai 8 April ini, Kemenpar menargetkan minimal seribu wisman Muslim dapat berkunjung ke Indonesia.

"Hitung kasar setiap turis Muslim mengeluarkan 1.100 dolar AS per visit, lalu dikali seribu setidaknya pendapatan kasar mencapai 1 juta dolar AS," jelasnya. Indonesia sendiri mengunggulkan lima provinsi sebagai destinasi halal di antaranya Aceh dan Sumatra Barat. 

Dalam ajang MIHAS 2017 Kemenpar siap memanfaatkan delapan booth. Melalui ke delapan booth itulah Kemenpar akan mempromosikan wisata halal dan religi yang ada di nusantara. Booth Indonesia akan mengangkat tema Halal Tourism di Indonesia seperti Masjid Baiturrahman Aceh.

Keseluruhan Wonderful Indonesia yang dipamerkan berasal dari Top Destinasi Halal yang mengikuti acara World Halal Tourism Award 2016. "Rinciannya dari Aceh dan Sumatera Barat masing-masing tiga industri, empat industri dari Jakarta dan Jawa Barat, NTB, Makasar serta Bali masing-masing satu industri," paparnya. 

Untuk diketahui, MIHAS merupakan pameran perdagangan produk halal tahunan selama empat hari yang digelar oleh Kementerian Perdagangan Internasional dan Industri Malaysia dan Badan Pengembangan Bisnis di Luar Malaysia (MATRADE). Untuk tahun 2017 ini, MIHAS mengambil tema tentang aspek kehidupan Islam. (nat/dbs/kemenpar)

 

 


Back to Top