Hormati Karyawan Muslim, Perusahaan di Jepang Ini Sediakan Kantin dengan Menu Makanan Halal

gomuslim.co.id- Makanan halal merupakan kebutuhan pokok bagi setiap muslim. Hal ini sebagaimana tuntunan syariat Islam yang mewajibkan bagi umatnya untuk mengonsumsi makanan halal. Salah satu Negara yang menghormati aturan halal bagi muslim ini adalah Jepang.  

Baru-baru ini, sebuah perusahaan aksesori pakaian YKK di Jepang mulai menyediakan kantin halal bagi para pegawainya. Penyediaan makanan halal ini sebagai bentuk peningkatan layanan dari perusahaan mengingat semakin banyaknya jumlah umat Islam yang sedang melakukan pelatihan di sana.

YKK membuat dapur khusus untuk makanan halal agar muslim dapat mengonsumsinya. Kantin halal ini terletak di pabrik YKK, Kota Kurobe, Prefektur Toyama.  Petugas kantin pun memakai piring khusus untuk makanan halal guna menghindari bersentuhan langsung dengan makanan nonhalal, seperti daging babi. Kantin halal ini melayani pegawai YKK hanya untuk makan siang.

“Layanan makanan halal tersedia selama makan siang di kantin pabrik itu. Sertifikasi untuk kantin sudah diberikan oleh Japan Islamic Trust. Sejauh ini ada 10 orang di sana yang menggunakan layanan makanan halal,” demikian sebagaimana dilansir dari publikasi Japan Today, Senin (10/04/2017).

Grup YKK sendiri telah memperluas bisnisnya sampai ke 71 negara. Sehingga banyak orang asing mengunjungi pabrik untuk pelatihan. Selama ini, YKK Corporation dikenal sebagai produsen ritsleting terbesar di dunia. Perusahaannya tersebar di banyak negara, termasuk Indonesia dan negara mayoritas muslim lainnya.

Tidak hanya di perusahaan, tahun lalu, sebuah kampus bernama Kanda University of International Study, Chiba, juga mennghadirkan kantin yang menyediakan makanan bersertifikat halal. Terobosan makanan halal sebagai fasilitas di lingkungan kampus.

Makanan-makanan bersertifikat halal ini tersedia di kantin yang bernama Shokujin atau God of Food. Kehadiran makanan-makanan halal ini tak hanya memenuhi kebutuhan pelajar Muslim yang sedang menimba ilmu di sana, tetapi juga sebagai media untuk memperkenalkan ragam budaya asing bagi mahasiswa Jepang melalui makanan.

Label halal yang disematkan pada makanan halal di Shokujin berasal dari Nippon Asia Halal Association. Tak hanya sekadar berlabel halal, kantin yang dibuka sejak April lalu ini juga memisahkan peralatan makan serta kulkas yang digunakan untuk makanan halal serta non halal.

Fasilitas ramah Muslim lain yang disediakan oleh Shokujin juga mencakup fasilitas ibadah. Mushala atau ruang untuk shalat di Shokujin terletak di lantau dua kantin lengkap beserta fasilitas untuk berwudhunya. Kehadiran fasilitas-fasilitas ramah Muslim di lingkup universitas ini disambut baik, khususnya oleh mahasiswa Muslim.

Selain itu, pemerintah Jepang sendiri memang sedang serius menggarap destinasi wisata yang ramah untuk turis muslim. Mereka kini mulai membangun fasilitas tempat ibadah untuk muslim, juga restoran halal. Hal demikian dilakukan dalam rangka mendorong peningkatan kunjungan turis muslim dari berbagai Negara termasuk Indonesia. (njs/japantoday/dbs) 


Back to Top