Dosen AS Bahas Islam Damai di Kuliah Umum Universitas Emporia Kansas

gomuslim.co.id- Maraknya kasus Islamphobia di Amerika Serikat, menggerakan sejumlah masyarakat sampaikan aksi pemahaman Islam damai yang sesungguhnya. Seorang asisten profesor urologi di University of Kansas Medical Center, Moben Mirza menyampaikan kuliah umumnya di Emporia State University, Kansas, Amerika Serikat dengan topik Islamphobia.

Mirza menyampaikan bahwa kuliah umum ini diharapkan dapat menciptakan pemahaman yang lebih baik tentang Islam. “Topik ini penting bagi saya, karena saya Muslim. Saya tidak ingin orang-orang melihat saya sebagai seseorang yang harus ditakuti. Saya ingin orang melihat saya, mencintai saya, dan menghormati iman saya. Saya pikir ini merupakan topik penting untuk membahas mengapa ada ketakutan atau kebencian terhadap Islam,” ungkap Mirza, seperti dilansir dari publikasi emporiagazette, Senin, (10/04/2017).

Secara rinci dalam kuliah umumnya, Mirza menjelaskan mengenai sejarah Islam serta dampak Islamphobia bagi umat Islam dan nilai-nilai Amerika dengan presentasi berjudul ‘The UnAmerican Fear of Islam’. Menurutnya, negara harus mengetahui bahwa Muslim mendukung pada nilai-nilai Amerika. 

“Bahwa kita sebagai populasi Muslim dan Muslim Amerika sangat mirip dengan populasi umum Amerika Serikat,” ujar pria yang berasal dari Pakistan dan pindah ke California.

Dalam pemaparannya, Mirza menjelaskan sangat penting bagi umat Islam untuk berbagi banyak nilai kepada warga Amerika. Salah satunya, nilai-nilai Islam. Dengan demikian, warga Amerika mengetahui kerangka iman Islam yang lebih konseptual dan lebih luas. Menurutnya, jika semua pihak ingin melihat lebih jauh, maka akan ditemukan banyak kesamaan daripada perbedaan. 

Menurutnya, saat ini terjadi kesalahpahaman antara barat dan Muslim. Untuk itu, pentingnya bagi semua pihak untuk saling menghormati satu sama lain. Sehingga semua warga dapat saling berinterkasi satu dengan yang lain. "Tanpa memandang agama, negara asal dan hal lainnya. Ini dikarenakan, kehidupan sosial sangat penting bagi kehidupan bermasyarakat," tandasnya.

Berdasarkan survey nasional yang diadakan pada 2003 oleh Pusat Riset Pew dan Forum Agama dan Kehidupan Publik Pew melaporkan bahwa persentase orang Amerika yang memandang kurang baik Islam meningkat satu persen menjadi 34% dari 2002 dan 2003, lalu meningkat lagi dua persen menjadi 36% pada tahun 2005. Pada waktu yang sama, persentase publik Amerika yang menganggap bahwa Islam dapat mendorong kepada tindak kekerasan dibandingkan agama yang lain menurun dari 44% pada Juli 2003 menjadi 36% pada Juli 2005.

Pada Juli 2005, survey Pew menunjukkan bahwa 59% orang dewasa Amerika menganggap bahwa Islam "sangat berbeda dengan agama mereka", menurun satu persen dari tahun 2003. Pada survey yang sama, 55% mempunyai pendapat yang baik terhadap Muslim Amerika, atau naik empat persen dibanding Juli 2003 yang hanya 51%. (nat/dbs)

 

 


Back to Top