Kaji Khazanah Ulama Indonesia, UIN Jakarta Luncurkan Islam Nusantara Center

gomuslim.co.id- Islam hadir di Indonesia tidak lantas datang secara tiba-tiba. Tetapi ada rentetan sejarah panjang yang satu sama lain saling terkait. Penghargaan terhadap pelaku sejarah yang berperan besar terhadap perkembangan Islam di Nusantara ini perlu dilakukan untuk kemajuan agama.

Demikian disampaikan Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dede Rosyada saat meluncurkan Islam Nusantara Center  (INC) di kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Selasa (11/04/2017). Menurutnya, umat Islam di Indonesia harus memahami betul sejarah perkembangan Islam di Nusantara dan juga mengetahui pelaku sejarah itu.

"Siapa yang membesarkan Islam di Indonesia, maka kita juga harus tahu karya-karya mereka. Islam yang ada di Indonesia itu tidak tiba-tiba tetapi ada rentetan sejarah yang saling terkait. Oleh sebab itu, INC didirikan adalah untuk kembali mengkaji kembali khazanah ulama-ulama Islam di Nusantara," jelasnya.

Dede yang juga Ketua Dewan Pakar INC ini mengatakan sebagai wujud memperbaiki mental umat Islam, kaum Muslimin Indonesia sudah harus mengembangkan sikap profesional islami. Yaitu berangkat dari Allah SWT, bekerja bersama Allah, dan didedikasikan kariernya untuk Allah. “Sehingga dengan demikian tidak akan banyak penyimpangan dalam bekerja dan berkarya,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Inisiator INC, Jazilul Fawaid menyebutkan bahwa dalam Alquran profersional islami diwujudkan sebagai amal saleh dengan demikian hakikat amal saleh itu profesionalisme. ”Dalam Alquran Surat al-Anbiya’ ayat ke-105 disebutkan, sesungguhnya bumi ini diwariskan kepada hamba-hamba-Ku yang shalih,” ungkapnya.  

Jazil berharap peresmian INC di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini mampu menjadikan Indonesia sebagai pusat peradaban Islam di dunia. Hal demikian mengingat saat ini negara-negara Islam di Timur Tengah belum bisa diharapkan menjadi kiblat peradaban dunia sebab konflik tak berkesudahan.

“Oleh sebab itu, Indonesia harus tampil sebagai pembawa peradaban Islam yang Rahmatan Lil alamin, yang turut menyebarkan nilai-nilai perdamaian, ” ujar dia.

Selain Jazilul Fawaid dan Dede Rosyada, turut hadir dalam peluncuran tersebut beberapa tokoh diantaranya Dr. Ngatawi Al Zastrauw, Prof. Abdurrahman Mas'ud, Dr. KH. Husnul Hakim, Dr. Mastuki HS, Dr. Zainul Milal Bizawie, Direktur Pasca Sarjana UIN Prof. Dr. Masykuri Abdillah, serta Direktur INC A. Ginanjar Sya'ban.

Sebagai informasi, INC adalah lembaga yang berupaya mewujudkan keberislaman yang toleran dan moderat berdasarkan nilai-nilai Aswaja, kearifan lokal dan keindonesiaan sesuai cita-cita para ulama Nusantara. INC didirikan karena selama ini Islam di Nusantara dipandang banyak kalangan sebagai “Islam Periferal”, Islam pinggiran, singkretik, Islam yang jauh dari bentuk “asli” yang terdapat dan berkembang di pusatnya di Timur Tengah.    

Sebelumnya, wacana Islam Nusantara yang diluncurkan beberapa waktu lalu terus mendapat perhatian berbagai pihak. INC ini pun telah dikaji di beberapa forum international. (njs/dbs)


Back to Top