Tahun Ini, Rusia Akan Berangkatkan 20.500 Jemaah Haji

gomuslim.co.id- Musim haji 2017 diprediksi akan lebih besar dari tahun 2016. Kenaikannya mencapai 40 persen akibat adanya normalisasi kuota jamaah yang diberikan Pemerintah Arab Saudi karena renovasi Masjidil Haram telah selesai.

Pada tahun 2016, jumlah jemaah haji sekitar 1,9 juta orang namun tahun ini diperkirakan mencapai 2,6 juta orang. Bahkan saat ini kapasitas Masjidil Haram mampu menampung 48 ribu jamaah per jam. 

Tahun ini, Rusia akan mengirimkan 20.500 jemaah untuk menunaikan rukun Islam kelima. Namun negara tersebut masih ragu apakah kuota tersebut bisa sepenuhnya terpakai atau tidak. 

Wakil Ketua Dewan Federasi Komisi Entitas Keagamaan Rusia Ilyas Umakhanov mengatakan tahun lalu saja saat kuota haji dipangkas, kuota haji Rusia tidak terpakai seluruhnya. Pasalnya kala itu, nilai tukar rubel terhadap dolar AS merosot tajam.

Tapi, kini kondisi tersebut telah membaik. Ditambah lagi Pemerintah Saudi berinovasi tentang penggunaan kuota. Setiap negara diperbolehkan menerima pendaftaran dari orang yang bukan warga negara tersebut maksimal lima persen dari total kuota yang diberikan.

Sedangkan, peraturan ini hanya diperbolehkan bagi warga negara asing yang memiliki izin tinggal di negara tersebut dan mempunyai dokumen legal. Nantinya akan ada verifikasi tambahan dari negara bersangkutan.

"Federasi Rusia memiliki tanggung jawab tertentu kepada pihak berwenang Saudi untuk menjamin keselamatan jamaah termasuk perilaku mereka," kata Umakhanov, seperti yang dilansir dari publikasi Vestnik Kavkaza, Selasa (11/04/2017).

Lebih lanjut, menurut dia,  biaya penyelenggaraan ibadah haji di Rusia tahun ini merupakan yang terendah di dunia. Bahkan biaya penyelenggaraan haji di Yordania yang berlokasi lebih dekat dengan Saudi lebih mahal dari Rusia. 

Adapun, jumlah jemaah haji di Rusia berasal dari dari 64 wilayah. Kebanyakan mereka berasal dari Tatarstan, Bashkortostan, Penza, Mordovia, Nizny Novgorod Oblasts, Moskow, dan Kaukasus Utara.

Untuk diketahui, Islam di Rusia adalah agama terbesar kedua setelah Kristen Ortodoks yakni sekitar 21 sampai 28 juta penduduk atau 15 sampai 20 persen dari sekitar 142 juta penduduk. Kehidupan Muslim di Rusia saat ini membaik jika dibandingkan dengan masa kekuasaan Komunis dahulu. Untuk pertama kalinya dalam sejarah Rusia, pemimpin Rusia (Vladimir Putin) memasukkan menteri Muslim dalam kabinetnya dan mengakui eksistensi Muslim Rusia.

Muslim pertama di wilayah Rusia modern adalah masyarakat Dagestani di kawasan Derbent setelah pentaklukan Arab (abad ke-8). Negeri Muslim yang pertama adalah Volga Bulgaria pada tahun 922. (nat/vestnikkavkaza/dbs)

 


Back to Top