Wadah Pembentukan Karakter Pegawai, Pemkot di Dua Kota Ini Wajibkan PNS Muslim Shalat Fardu Berjamaah Tepat Waktu

gomuslim.co.id- Seorang pemimpin dalam pemerintahan tidak hanya bertangungjawab terhadap kemajuan sebuah kota atau daerah. Lebih dari itu, pemimpin yang menjadi pejabat publik juga memiliki tanggungjawab moral kepada jajaran bawahannya. Seperti yang dilakukan Wali Kota Makassar, Mohamad Ramadhan Pomanto baru-baru ini.

Sejak menjadi Wali Kota, ia terus melakukan perubahan. Bukan hanya untuk pembangunan kota, tetapi juga membentuk karakter aparat sipilnya. Usai mengimbau Pegawai Negeri Sipil (PNS) salat subuh berjemaah, Danny, sapaan akrab Wali Kota Makassar itu, menerbitkan surat edaran tentang imbauan kepada seluruh PNS muslim di Kota Makassar untuk salat fardu berjamaah tepat waktu.

Selain sebagai wadah pembentukan karakter, imbauan itu juga bertujuan agar aparat sipilnya bisa disiplin dalam segala hal. "Insya Allah agar meningkatkan kedisiplinan, supaya kerja efektif, dan ibadah juga dimaksimalkan dan tepat waktu," ujarnya, Rabu (19/04/2017).

Tak hanya itu, Danny juga menekankan kepada seluruh PNS muslim di lingkup Kota Makassar agar menghentikan aktivitas saat azan berkumandang dan segera berbondong-bondong ke masjid untuk salat berjamaah. "Tujuannya juga untuk peningkatan kualitas iman dan takwa melalui pengetahuan, pemahaman, dan pengamalan ajaran agama," kata Danny.

Di tempat berbeda, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo juga menerbitkan surat edaran yang mengharuskan semua PNS muslim menunaikan shalat berjamaah di masjid milik aset pemkab Situbondo. Semua PNS diminta menghentikan aktivitas kerjanya, demi melaksanakan shalat berjemaah.

Sekretaris Daerah Pemkab Situbondo, H Syaifullah mengatakan keharusan melaksanakan shalat berjamaah ini diberlakukan setiap hari Senin sampai Kamis. Seluruh PNS muslim di Situbondo harus melaksanakan salat dzuhur berjamaah.

Syaifullah mengaku pelaksanaan salat dzuhur berjamaah bagi seluruh PNS muslim ini menjadi salah satu rekomendasi tim manajemen perubahan Pemkab Situbondo. Selain untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan di kalangan PNS, pelaksanaan salat berjamaah PNS juga untuk memperkuat ukhuwah islamiyah di lingkungan Pemkab Situbondo. Khususnya dalam memakmurkan keberadaan masjid.

"Ini sebenarnya bukan yang pertama. Beberapa waktu lalu, bapak bupati juga sudah pernah menerapkan hal yang sama. Tapi saat itu banyak terjadi pro kontra, jumlah PNS yang ikut jamaah juga naik turun. Nah sekarang ini kita galakkan lagi dan lebih dioptimalkan," papar Syaifullah.

Kewajiban melaksanakan salat dzuhur berjamaah diberlakukan bagi seluruh PNS di Situbondo. Bukan hanya yang berdinas di lingkungan pemkab saja. Tetapi juga semua PNS yang ada di wilayah kecamatan. Mereka diharuskan melaksanakan salat dzuhur berjamaah di masjid-masjid aset pemkab Situbondo.

Untuk memudahkan pengawasan, dalam pelaksanaannya PNS di kecamatan kota dan Kecamatan Panji, ditentukan salat jamaah di Masjid Agung Al Abror, sebelah barat Alun-Alun Situbondo. Sementara PNS di luar 2 kecamatan tersebut, diminta menunaikan salat berjamaah di masjid jamik kecamatan masing-masing.

"Pelaksanaan salat berjamaah ini direkam melalui mesin absen elektronik atau finger print. Bagi PNS yang tidak mematuhinya, tentu akan ada sanksi disiplin," tutup Sekda Syifullah. (njs/dbs)

 


Back to Top