Hari Ini Tahap Pertama Pelunasan BPIH Berakhir

gomuslim.co.id- Tahap pertama pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) jamaah haji khusus ditutup hari ini. Namun, data menunjukan sampai hari Kamis (20/04/2017) pukul 15.00 WIB baru 11.909 jemaah telah melakukan pelunasan. Artinya, masih ada 3.754 jemaah lagi yang belum melunasi BPIH.

Kasubdit Pendaftaran Haji Noer Aliya Fitra (Nafit) menuturkan sampai sehari menjelang ditutupnya masa pelunasan BPIH Khusus tahap pertama, 23,07 persen kuota haji yang belum terlunasi. “Angka ini diharapkan akan terus bertambah sampai dengan tahap akhir pelunasan tahap pertama," ujar Nafit.  

Nafit mengungkapkan kuota jemaah haji khusus tahun ini berjumlah 17.000, terdiri dari 15.663 jemaah haji dan 1.337 petugas haji. Selain itu, Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) juga membuka pelunasan buat calon jemaah haji khusus dengan status cadangan sebanyak 10% dari kuota jemaah atau 1.566 orang.

“Jadi jemaah cadangan itu diberikan kesempatan melunasi tahap 1, untuk mengisi jika ada sisa kuota setelah tahap 2 selesai," ujarnya.

Data sampai dengan sore ini, sebanyak 891 jemaah cadangan telah melakukan pelunasan. "Jemaah cadangan berasal dari nomor urut berikutnya. Jika masih ada sisa kuota, maka akan dibuka pelunasan tahap kedua dari 9 sampai 19 Mei 2017,” paparnya.

Sementara itu, sampai dengan hari kedelapan, tercatat 146.663 jemaah haji reguler sudah melakukan pelunasan BPIH. "Sudah 72.42% kuota jemaah haji reguler yang sudah terlunasi sampai dengan sore ini," kata Nafit.

Dia berharap jemaah yang belum melakukan pelunasan bisa segera melunasi BPIH nya. Menurutnya, pelunasan BPIH tahap pertama bagi jemaah haji regular akan berlangsung sampai dengan 5 Mei 2017 mendatang.

“Pelunasan dilakukan pada setiap hari kerja dengan waktu pembayaran untuk Indonesia Bagian Barat pukul 08.00 - 15.00 WIB, Indonesia Bagian Tengah pukul 09.00 - 16.00 WITA, dan Indonesia Bagian Timur pukul 10.00 - 17.00 WIT,” jelasnya.

Jemaah diimbau untuk memanfaatkan sisa waktu pelunasan tahap 1 karena jika habis waktu pelunasannya, alokasinya sudah bukan lagi diberikan kepada mereka. “Pelunasan tahap dua akan digunakan untuk jemaah gagal sistem, sudah haji, penggabungan mahram, dan lansia yang memenuhi syarat,” tuturnya.

Keputusan Menteri Agama (KMA) No 75 Tahun 2017 tentang Penetapan Kuota Haji Tahun 1438H/2017M mengatur bahwa kuota haji Indonesia berjumlah 221.000 yang terdiri dari kuota haji reguler (204.000) dan kuota haji khusus (17.000). Kuota haji reguler terbagi menjadi dua, yaitu: 202.518 untuk jemaah haji dan 1.482 untuk petugas haji daerah. (mkd/mkd)

Di tempat berbeda, Kanwil Kemenag jabar mengimbau kepada jemaah calon haji (calhaj) agar mempercepat pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (BPIH). Karena proses pengiriman paspor untuk visa haji akan dipercepat.

"Kami mengimbau agar jemaah calhaj segera melunasi BPIH di bank-bank penerima setoran. Kami akan segera memproses paspor untuk visa haji begitu jemaah melunasi biaya hajinya," kata Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Jabar, Ajam Mustajam.

Menurut Ajam, pihaknya juga tak menginginkan kejadian musim haji tahun lalu terulang kembali dengan adanya jemaah yang tertunda keberangkatan akibat belum keluarnya visa haji. "Dengan percepatan proses paspor untuk visa haji sehingga menekan jemaah yang tertunda keberangkatannya. Diharapkan sebelum bulan Ramadan semua paspor jemaah sudah dikirim ke Jakarta untuk proses visa haji," katanya.

Rencananya pelunasan tahap satu akan berakhir pada 10 Mei mendatang. "Dari data Sistem komputerisasi haji terpadu (Siskohat) sampai Rabu sore sudah 26.409 orang yang melunasi biaya haji sehingga calhaj yang belum melunasinya sebanyak 12.267 orang," katanya. (njs/kemenag/dbs)

 


Back to Top