Perusahaan Asal Turki Ini Terpilih untuk Garap Bandara Internasional Arab Saudi

gomuslim.co.id- Dua Bandara Internasional Qassim dan Bandara Internasional Hail di Arab Saudi masuk ke dalam portofolio perusahaan infrastruktur penerbangan asal Turki TAV Airports. Bersama mitranya, Al Rajhi Group terpilih untuk mengembangkan dua bandara tersebut dan mengoperasikannya selama 30 tahun ke depan.

Otoritas Umum Penerbangan Sipil Saudi (GACA) memilih TAV Airports bekerja sama dengan Al Rajhi Group untuk mengoperasikan Bandara Internasional Qassim dan Hail. Jumlah bandara yang dioperasikan TAV Airports di seluruh dunia akan mencapai 17 bandara, termasuk empat bandara di Saudi yakni Qassim, Hail,  Madinah, dan Yanbu, seperti dilansir dari publikasi Hurriyet Daily News, Senin (24/04/2017).

TAV Airports telah menjadi salah satu perusahaan yang sangat disukai berkat pengalamannya dalam bisnis konstruksi dan operasi bandara. Keberhasilan perusahaan ini dalam proyek Bandara Madinah yang merupakan proyek privatisasi bandara pertama di Arab Saudi membuka pintu baru di negara tersebut. 

Karena prestasi dan eksistensinya, dalam dua bulan terakhir TAV telah dipilih oleh Otoritas Penerbangan Sipil Arab Saudi untuk pengembangan dan pengoperasian tiga bandara lagi.

Direktur Utama TAV Airport Sani Sener mengatakan dengan penambahan Qassim dan Hail ke portofolio. Jumlah penumpang di Arab Saudi akan meningkat menjadi 10,5 juta per tahun dan jumlah penumpang di semua bandara di luar negeri akan mencapai 25 juta.

Tak hanya itu, TAV juga telah menjalankan bisnis di enam bandara ibu kota negara kawasan Teluk yang merupakan pasar paling menantang di dunia. "Kami mendukung pertumbuhan perusahaan  di kawasan ini dengan bekerja selaras dengan mitra lokal. Selanjutnya, kami terus memanfaatkan peluang di berbagai wilayah di seluruh dunia," ujar Sener.

Bandara Qassim dan Hail pada tahun lalu melayani sekitar 2,5 juta penumpang. Namun kini jumlah tersebut ditargetkan naik menjadi 6,5 juta per tahun. TAV Airports telah mengoperasikan Bandara Madinah di Saudi sejak 2012.

Pada Maret lalu, perusahaan tersebut terpilih untuk pengembangan dan pengoperasian Bandara Yanbu. Qassim merupakan satu dari 13 wilayah administratif di Saudi. Bandara Qassim merupakan pintu gerbang ke wilayah itu di mana sebagian besar produksi pertanian Saudi berlangsung. Qassim juga merupakan tujuan wisata signifikan. Sebanyak 12 maskapai termasuk Turkish Airlines telah meluncurkan penerbangan terjadwal ke bandara tersebut. (nat/hurriyetdailynews/dbs)


Back to Top