Dorong Perkembangan Ekonomi Syariah, BI Kembali Gelar Festival Lampung Syariah Tahun Ini

gomuslim.co.id- Setelah sukses pada gelaran pertamanya pada November tahun lalu, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Lampung akan kembali menggelar Festival Lampung Syariah (Flash). Acara yang bertujuan untuk mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Tanah Air ini akan berlangsung lebih lama yakni sepuluh hari mulai tanggal 8 sampai 17 Mei 2017 mendatang.

Menurut Kepala Perwakilan BI Lampung Arief Hartawan, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk menyamakan persepsi antara regulator, perbankan syariah, pelaku usaha, masyarakat terhadap ekonomi keuangan syariah. Ia menyebutkan, acara Flash rencananya digelar pada 8 hingga 17 Mei 2017 di Mal Boemi Kedaton Bandarlampung.

"Ekonomi syariah saat ini bagian penting dalam tatanan perekonomian nasional. Masyarakat semakin mengenal berbagai produk dan jasa halal serta manfaatnya. Karena itu, dengan digelar acara ini diharapkan akan mengembangkan perekonomian syariah lebih baik,” ujarnya, Selasa (25/04/2017).

Lebih lanjut, Arief mengatakan adanya gelaran Flash di Lampung diharapkan akan mengembangkan perekonomian syariah secara efektif dan optimal. Saat ini, kata dia, ekonomi dan keuangan syariah di Provinsi Lampung mulai menggeliat.

Arief mengatakan acara Flash rencananya digelar di Mal Bumi Kedaton Bandarlampung pada 8 hingga 17 Mei 2017. Melalui kegiatan tersebut diharapkan terjadi kesamaan pemahaman baik dari regulator, masyarakat maupun pelaku usaha bahwa ekonomi syariah merupakan bagian penting dalam tatanan perekonomian nasional.

Ajang Flash, tambah dia, akan memunculkan beragam usulan atau saran dari masyarakat guna mengembangkan perekonomian. Selain itu, yang tak kalah penting, Flash juga diharapkan mampu menguatkan semangat bersama untuk mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah di Lampung.

Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri menyambut baik diselenggarakannya acara Flash tersebut, karena Pemprov Lampung saat ini sedang giat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat di Lampung.

"Penduduk Lampung mayoritas adalah muslim. Tentu produk makanan dan lainnya yang dikonsumsi setiap hari harus terkontrol dan mendapat predikat halal dari MUI. Hal ini merupakan potensi peluang bagi tumbuh ekonomi syariah di Provinsi Lampung," ujar Bachtiar.

”Sehingga hal ini merupakan  potensi peluang bagi tumbuhnya ekonomi syariah di Provinsi Lampung," katanya.

Pihaknya akan berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait, sehingga penyelenggaraan acara ini dapat berjalan sukses dan lancar. Acara tersebut juga turut didukung oleh MUI Provinsi Lampung serta sejumlah perguruan tinggi di Lampung.

Selain itu, juga akan menghadirkan pembicara Ustad Yusuf Mansyur dan Lula Kamal, serta ada rangkaian kegiatan pasar rakyat syariah dan expo produk halal, talkshow, kontes seni budaya Islam (marawis), 'stand up comedy', lomba cerdas cermat SMA/sederajat, dan donor darah dan lainnya.

Sebelumnya, tahun lalu, Festival Lampung Syariah diselenggarakankan untuk pertama kalinya ini akan berlangsung selama enam hari yang dimulai pada tanggal 17 sampai 22 November 2016. Acara tersebut dimeriahkan dengan berbagai lomba islami seperti pentas seni budaya Islam, bedah buku, qiroatul kutub dan lomba pidato bahasa arab. Selain itu, ada beberapa kegiatan yang mengiringi seperti talkshow ekonomi syariah, pameran produk halal, serta jasa berbasis syariah.

Tidak hanya itu, festival ini juga menggandeng MUI untuk mengisi acara dalam bentuk edukasi, promosi, konsultasi produk halal, sertifikasi halal di stand MUI yang sudah disiapkan.

Sekadar informasi, perkembangan ekonomi Islam di Indonesia sendiri mulai mendapatkan tempat pada saat didirikannya bank muamalat pada tahun 1992. Undang-undang yang mendukung itu pun di buat seperti uu no 7 tahun 1992 yang kemudian di ubah dengan uu no 10 tahun 1998 dan uu no 23 tahun 1999 tentang bank indonesia. Dari sinilah kemudian ekonomi islam di Indonesia mulai tumbuh dan berkembang pesat. (njs/bi/dbs)

 


Back to Top