Maksimalkan Pelayanan untuk Turis Muslim, Hotel Syariah di Malaysia Gunakan Standar Alquran

gomuslim.co.id- Industri perhotelan syariah kian marak di beberapa negara, terlebih negara-negara yang mayoritas Muslim. Seperti Malaysia yang meluncurkan hotel halal bernama PNB Perdana Hotel.

Lokasinya terletak tak jauh dari Menara Petronas, di jantung Kuala Lumpur. Hotel pertama yang memiliki sertifikat halal ini memiliki standar operasional yang mengacu pada Alquran.

Adanya label Halal diartikan sebagai peraturan yang berlaku di hotel tersebut berlandaskan hukum syariah. Halal di sini merujuk pada makanan, barang-barang, hingga layanan.

Malaysia memiliki warga Muslim mayoritas sebanyak 60% dari seluruh total populasi warganya. Adanya pemilihan pariwisata halal dinilai akan sangat berkembang karena akan menarik wisatawan lokal dan asing.

Direktur agensi yang mengeluarkan sertifikasi halal untuk bisnis, Sirajuddin Suhaimee mengatakan lonjakan permohonan aplikasi untuk sertifikat halal sangat drastis.

Di PNB Perdana, makanan yang dimasak dipastikan halal. Tamu non Muslim diperbolehkan makan daging babi dan minum alkohol di kamar masing-masing. Dan, proses pembersihan akan dilakukan setelah tamu checkout untuk memastikan semua peralatan halal untuk pengunjung berikutnya.

Kemudian, pengunjung pria dan wanita dapat bergabung di gym hotel. Namun, ada waktu tertentu, yakni pukul 21.00-23.00 yang khusus didedikasikan untuk tamu wanita.

General Manager PNB Perdana Hotel Ismail Hisham Ahmad Zambri mengatakan bahwa hotel ini seperti hotel normal pada umumnya. Kemudian, hotel juga mempekerjakan lulusan akademi hukum syariah yang memastikan operasional bisnis yang dijalankan sesuai dengan prinsip-prinsip Islami.

Sedangkan tugas utamanya termasuk melatih staf dan menyampaikan khutbah religi setiap hari. Sertifikasi halal meliputi pendekatan menyeluruh dari restoran dan dapur hotel. "Hal ini meliputi seluruh jaringan suplai produk, mulai dari bumbu-bumbu, proses memasak, kemasan, juga penyimpanan," pungkas Sirajuddin, seperti dalam publikasi PNBPerdana. 

Menurutnya, mendapatkan sertifikasi halal sangat baik untuk pebisnis Malaysia. Bagi pihak hotel, misalnya, hal ini dapat menarik pelancong dari berbagai negara.

Berdasarkan riset yang dirilis pada Oktober 2016 oleh Thomson Reuters, nilai yang digunakan warga Muslim untuk melancong diprediksi naik dari USD 151 miliar di 2015 menjadi USD 243 miliar di 2021. Hasil studi tersebut juga menempatkan industri perjalanan halal Malaysia di posisi kedua di dunia setelah Uni Emirat Arab.

Dikenal dengan suasana modern dan canggih, suite ini menawarkan lingkungan yang nyaman, dengan perabotan mewah dan berbagai fasilitas. Dari suite satu kamar tur yang luas dengan  4 kamar tidur eksklusif. Semua suite dilengkapi dengan dapur lengkap, ruang tamu dan ruang makan yang nyaman serta sebuah workstation.  (nat/pnbperdana/dbs)

 


Back to Top