Inilah Para Penerima Penghargaan BAZNAS Literacy Awards 2017

gomuslim.co.id- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama dengan Harian Republika dan Institut Pertanian Bogor (IPB) memberikan Literacy Awards atau Penghargaan Keaksaraan kepada para pendidik baik di sekolah maupun pesantren untuk aktif membaca dan mengambil inspirasi dari bahan bacaannya.

Melalui program ini, BAZNAS berupaya meningkatkan kemampuan literasi melalui pendidik. Mereka diharapkan mampu menjadi teladan dan menularkan kemampuan literasi yang dimilikinya kepada para siswa.

Kemampuan literasi merupakan kemampuan untuk memahami dan merespons dengan tepat naskah (teks) tertulis.

Kegiatan ini diawali dengan pemberian lebih dari seribu buku “Ayah, Kisah Buya HAMKA” kepada beberapa pesantren dan sekolah pada Februari lalu. Kemudian para guru sekolah atau pesantren, dapat mendaftarkan diri dengan mengirimkan ulasan buku tersebut  disertai program yang akan dilakukan di sekolah atau pesantren yang terinspirasi dari buku tersebut.

Saat penutupan 31 Maret 2017,  sebaran peserta yang mendaftar adalah Sumatera (Binjai, Medan, Langkat, Deli Serdang, Pulau Tello, Pulaupulau Batu, Lampung, Lhokseumawe,  & Aceh Tengah). Sulawesi (Makasar, Maros, & Bantaeng) Papua (Timika) Nusa Tenggara (Lombok Timur, Lombok Tengah, & Sumbawa Barat), Jawa (Jakarta, Bogor, Bandung, Serang, Bekasi, Tangerang, Depok, Yogyakarta, Sukoharjo, Mojokerto, Blitar, Situbondo, Bondowoso, Tulungagung, Jepara , Trenggalek ,  & Malang).

Sebanyak 25 peserta terbaik diundang mengikuti training program dan kepenulisan sekaligus penilaian melalui presentasi program. Kemudian dililih 5 orang peserta terbaik untuk mendapat penghargaan.

Selain itu,  acara dihadiri oleh Wakil Ketua BAZNAS Zainulbahar Noor, Rektor IPB Prof Herry Suhardiyanto, dan Pemimpin Redaksi Republika Irfan Djunaedi.

Program ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Global yang Berkelanjutan (SDGs) yang telah diterapkan dalam setiap program Pendayagunaan Zakat. Dunia bersepakat pada tahun 2030 nanti, semua remaja dan proporsi kelompok dewasa tertentu, baik laki-laki maupun perempuan, dijamin memiliki kemampuan literasi dan numerasi.

Pada Senin (1/5) malam. Dewan juri telah memilih pemenang Literacy Awards tersebut dan penyelenggara juga sudah menyerahkan hadiah kepada yang terbaik dalam sebuah acara  di Auditorium Andi Hakim Nasution Institut Pertanian Bogor (IPB) Bogor, Jawa Barat.

Terbaik pertama program Literacy Awards diraih oleh In Amrullah dengan judul program Coaching Literacy Santri. Adapun untuk terbaik kedua diraih oleh M. Hairul dengan judul program  Membangun Literasi melalui reading emergency zone (areal membaca darurat). Dan untuk terbaik ketiga hingga kelima diraih oleh Siti Zulaedah (IPB Mengajar), Dian Riski Lestari (Ngaji Bareng Jakarta di CAR Free Day HI), dan Fitra Syaifullah (Care & share Garden).

Pemenang pertama meraih hadiah Rp 5 juta dan sertifikat, terbaik kedua sebesar Rp 4 juta, terbaik ketiga Rp 3 juta, dan terbaik keempat dan kelima masing-masing mendapat Rp 2 juta. Hadiah dan sertifikat diserahkan oleh Wakil Ketua Umum Baznas Zainulbahar Noor, Wakil Rektor IPB Yonny Koesmaryono, dan Pemimpin Redaksi  Republika Irfan Junaidi.

Adapun Dewan Juri Literacy Awards adalah Ir Mintarti M.Si dari P2 SDM, LPPM IPB (Penggerak 170 posdaya binaan IPB), Syahruddin El Fikri (Kepala Redaksi Republika Penerbit), dan Ahmad Fikri (Direktur Baznas Tanggap Bencana, Kepala Bagian Kemanusiaan Baznas).

Untuk diketahui, Badan Amil Zakat Nasional (disingkat BAZNAS) adalah lembaga yang melakukan pengelolaan zakat secara nasional. BAZNAS merupakan Lembaga pemerintah nonstruktural yang bersifat mandiri dan bertanggung jawab kepada Presiden melalui Menteri Agama. BAZNAS berkedudukan di ibu kota negara.

Keanggotaan BAZNAS terdiri atas 11 orang anggota yakni delapan orang dari unsur masyarakat (Ulama, tenaga profesional dan tokoh masyarakat Islam) dan tiga orang dari unsur pemerintah (ditunjuk dari kementerian/instansi yang berkaitan dengan pengelolaan zakat). BAZNAS dipimpin oleh seorang ketua dan seorang wakil ketua. Masa kerja BAZNAS dijabat selama lima tahun dan dapat dipilih kembali untuk satu kali masa jabatan. Saat ini BAZNAS Provinsi telah dibentuk di 34 provinsi dan khusus di Provinsi Aceh tidak menggunakan nama BAZNAS tetapi menggunakan Baitul Maal Aceh.  (fau/baznas/dbs)

 


Back to Top