Ramaikan Wisata Ramadhan, Pemprov NTB Datangkan Empat Imam Besar Timur Tengah

gomuslim.co.id- Jelang Ramadhan berbagai daerah di Nusantara berlomba membuat kegiatan yang menambah esensi Islami. Salah satunya, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Berat (NTB) akan mengundang empat imam besar dari empat negara di Timur Tengah pada bulan Ramadhan tahun ini.

Kehadiran empat imam besar merupakan bagian dari program Pesona Khazanah Ramadhan di Bumi Seribu Masjid. Adapun empat imam besar tersebut berasal dari Suriah, Maroko, Libanon dan Mesir.

Gubernur NTB Tuan Guru Haji Muhammad Zainul Majdi mengatakan dengan mengundang empat imam besar ini diharapkan akan menciptakan spiritual tourism di NTB.

"Masing-masing selama 1 minggu mengimami. Jadi kita ingin menghadirkan suasana berbeda dan menciptakan kekhusuan, kita siapkan hal-hal yang bisa membantu," papar Zainul, Kamis (04/05/2017).

Adapun kegiatan keempat imam besar ini di antaranya mengimami sholat serta memimpin tadarus dan doa di malam Ramadhan. Selain itu, Pemprov NTB juga akan mengadakan sebanyak 28 kegiatan lainnya seperti festival kuliner, pameran buku, festival seni budaya hingga ekonomi kreatif.

Pihaknya ingin menciptakan wisata spiritual dengan menciptakan konten yang sesuai. Dengan adanya program-program Ramadhan yang akan dimaksimalkan dan dapat disaksikan para pelancong. Diharapkannya NTB akan menciptakan suasana wisata spiritual dengan pengalaman berbeda.

Kemudian, program ini juga ditujukan agar meningkatkan perekonomian provinsi NTB. Sebab biasanya pada bulan Ramadhan merupakan low season bagi industri pariwisata. Adanya program ini tentunya diyakini akan dapat meningkatkan jumlah wisatawan ke NTB.

Dia berharap agar semua travel agent yang mempromosikan NTB dapat membuat paket-paket wisata spiritual ini. "Harapannya dengan program ini jumlah wisatawan yang biasanya pada Ramadhan turun 50 persen paling tidak tidak turun," tukas Zainul.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan program wisata Ramadhan ini merupakan yang pertama di dunia. Diharapkan dengan program ini akan dapat menciptakan suasana Ramadhan yang membahagiakan.

"Wisata ini belum pernah punya model di dunia, Lombok yang pertama. Suasana Ramadhan yang membahagiakan ini saya rasa dapat meningkatkan pariwisata kita," ujar Arief. (nat/disbudparntb/dbs)

 


Back to Top