Ajang Musabaqah Hafalan Alquran dan Hadis Tingkat ASEAN-Pasifik Tumbuhkan Semangat Hafidz Muda

gomuslim.co.id- Kompetisi Musabaqah Hafalan Alquran dan Hadis (MHQH) Tingkat ASEAN dan Pasifik yang diselenggarakan di Istiqlal Jakarta, berakhir pada hari ini. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) bidang Hubungan Luar Negeri KH Muhyiddin Junaidi berharap dengan berakhirnya kegiatan ini dapat memicu semangat para hafiz muda Indonesia.

Karena itu, kegiatan tersebut harus didukung terus oleh Pemerintah Indonesia.  "Event ini kan diadadakan setiap tahun, semoga musabaqah tingkat ASEAN-Pasifik ini memicu anak-anak kita untuk menghafal Alquran lebih semangat," pungkasnya.

Muhyiddin menuturkan kegiatan yang diselenggarakan oleh Kemenag bekerjasama dengan Atase Agama Kedutaan Besar Saudi Arabia ini akan mendorong para hafiz muda untuk memahami Alquran secara menyeluruh atau komprehensif. Pihaknya mengusulkan agar para pemenang lomba hafalan tersebut dapat diberikan beasiswa. 

Sementara itu, para pemenang hafalan akan diberikan hadiah naik haji dan sejumlah uang tunai. Namun, kata dia, hadiah uang tunai tersebut tidak akan bertahan lama, sedangkan beasiswa akan menopang kehidupan mereka di masa mendatang.

"Saya pikir beasiswa perlu karena sifatnya beasiswa menopang kehidupan mereka yang akan datang. Kalau cash berupa uang itu tidak tahan lama. Tapi kalau beasiswa itu inssyaAllah berdampaknya lebih panjang dan bisa jadi investasi untuk kepentingan umat dan bangsa," tandasnya.

Di pihak lain, Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Ustadz Zaitun Rasmin juga berharap agar musabaqah yang sudah dilaksanakan di Indonesia untuk kedelapan kalinya tersebut dapat terus dihidupkan di Indonesia. Dengan demikian, menurut dia, kegiatan menghafal Alquran agar terus dikembangkan.

"Kegiatan ini bagus, Alhamdulillah sudah yang kedelapan. Kita berharap ini dihidupkan terus karena Indonesia ini kan begitu besar. Maka kegiatan seperti itu diharapkan benar-benar bisa memberikan manfaat kepada umat Islam para generasi muda untuk berlomba menghafal dalil-dalil Alquran," kata Ustadz Zaitun.

Musabaqah diselenggarakan dengan tujuan memotivasi kaum Muslim di kawasan Asia dan Pasifik untuk menghafal Alquran, membacanya dengan benar dan menghayati kandungannya. Demikian pula untuk menghafal hadits.

Kegiatan Musabaqah juga diharapkan dapat mendorong generasi muda di kawasan Asia dan Pasifik untuk memegang teguh Alquran dan hadis, mengikuti petunjuknya dan menjadikannya sumber berperilaku, serta memotivasi dan meningkatkan hafalan, lebih jauh memotivasi para remaja untuk cinta Alquran, mempelajari, dan mengamalkannya. (nat/dbs)

 

 

 


Back to Top