Jelang Ramadhan, Kenaikan Biaya Ibadah Umrah Dua Kali Lipat dari Harga Normal

gomuslim.co.id- Jelang bulan Ramadhan, permintaan umrah mengalami peningkatan di sejumlah negara. Seiring dengan itu, biaya penyelenggaraan umrah pun menjadi lebih mahal dari bulan-bulan di luar Ramadhan. Bahkan, kenaikan biaya tersebut mencapai dua kali lipat dari harga normal. 

Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Haji Umrah dan in-Bound Indonesia (Asphurindo), Syam Resfiadi mengatakan kenaikan harga paket umrah saat bulan puasa seiring dengan kenaikan harga tiket pesawat dan hotel di Arab Saudi. Harga pesawat ke Arab Saudi kala Ramadhan masuk kategori musim sedang, sementara musim tinggi biasanya terjadi saat haji. 

Hal ini berarti di masa-masa tersebut penumpang pesawat ke Arab Saudi meningkat sehingga biayapun juga tinggi. “Kenaikan tiket pesawat dan harga hotel bisa 100 persen,” ujar Syam Kamis (04/05/2017).

Kenaikan harga tersebut membuat jumlah jamaah umrah dari Indonesia tidak sebanyak biasanya saat Ramadhan. Dari pengalaman ke belakang, bulan Ramadhan justru lebih sepi (jamaah Indonesia).

“Antusias banyak, tapi peminat sepi karena mahalnya harga sehingga hanya orang-orang yang punya kemampuan lebih yang bisa umrah saat Ramadhan,” kata dia. 

Syam mengungkapkan saat Ramadhan tiba, warga Saudi dan jazirah Arab yang memadati Tanah Suci, bukan jamaah dari negara lain.  Untuk itu, biasanya Pemerintah Saudi membatasi kuota visa umrah untuk negara-negara lain saat Ramadhan agar tidak melebihi kapasitas. 

Tahun-tahun sebelumnya, visa umrah Ramadhan harus sudah rampung sebulan menjelang tanggal keberangkatan. Namun, Syam bersyukur, hingga kini permohonan untuk visa umrah masih dibuka sehingga kesempatan masyarakat lebih terbuka.

Jika mengutip hadits nabi yang disampaikan HR. Bukhari  dan Muslim yang mengatakan, jika Ramadhan tiba berumrahlah saat itu karena umrah Ramadhan senilai dengan haji. Atas dasar inilah banyak para jamaah di beberapa negara yang turut beribadah umrah di bulan Ramadhan. (nat/Asphurindo/dbs)


Back to Top