Inilah Imam Masjid Rusia Lulusan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

gomuslim.co.id- Seorang lulusan S2 jurusan Tarbiyah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang tahun 2012 menjadi imam Masjid Kota Kostroma, Rusia. Dia adalah Fabriz Nurutdinov, warga negara asli Rusia yang memiliki isteri warga Negara Indonesia (WNI) asal Lamongan.

Selain menjadi Imam di masjid yang berada di kota Kostroma, sekitar 340 km sebelah utara Moskow itu, Fabriz Nurutdinov juga menjabat Direktur Organisasi Pengembangan Kebudayaan Islam Kostroma.

Masjid megah di kota berpenduduk sekitar 300 ribu orang itu baru saja diresmikan baru-baru ini. Mesjid Kostroma diresmikan Ketua Dewan Mufti Rusia, Ravil Gainutdin. Indonesia diwakili Koordinator Fungsi Pensosbud KBRI Moskow, Darmawan Suparno, hadir atas nama Dubes RI untuk Federasi Rusia, M. Wahid Supriyadi.

Selain Indonesia, hadir Menteri Agama Republik Turki, Mehmet Gaermeza. Turki hadir karena sebenarnya peresmian mesjid ini merupakan prakarsa dan kesepakatan bersama antara Presiden Federasi Rusia, Vladimir Putin dengan Presiden Republik Turki, Recep Tayyip Erdogan.

Ketua Dewan Mufti Rusia, Ravil Gainutdin, menyampaikan penghargaan dan terima kasih atas kehadiran Indonesia dalam peresmian masjid di kota Kostroma seraya menekankan akan terus berupaya meningkatkan hubungan baik RI-Rusia di bidang agama.

Hubungan Indonesia dan Rusia berlangsung baik melalui kegiatan saling kunjung pejabat pemerintah dan tokoh agama kedua negara, antara lain kunjungan Menteri Agama RI, Ketua PB NU dan delegasi Kementerian Agama RI, delegasi UIN Jakarta, kunjungan Ketua Umum Muhamadyah Prof. Din Syamsudin, dan pengiriman hafidz dalam Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) di Indonesia dan di Rusia.

Pertengahan Mei ini, Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta direncanakan berkunjung ke Moskow dan Kazan dalam upaya meningkatkan kerjasama pendidikan tinggi Islam Indonesia-Rusia. Rektor UIN diagendakan untuk berbicara di forum kajian internasional terkenal Russian Institute for Advanced Studies.

“Masjid ini jadi satu-satunya tempat ibadah umat Islam di Kostroma. Bangunan Masjid Kostroma ini memiliki tiga lantai dengan kubah, serta bisa menampung sekitar seribu orang,” tulis­­ KBRI Moskow dalam keterangannya.

Interior dinding masjid dihiasi dengan ornamen warna cerah. Bangunan masjid memiliki madrasah untuk dewasa dan anak. Proses pembangunan masjid ini sebetulnya telah dimulai sejak 2004, namun sempat terhenti. Pada 2012 baru terdapat komitmen kesepakatan untuk penyelesaian pembangunan setelah Ketua Dewan Mufti Rusia bertemu dengan Gubernur Kostroma.

Saat ini terdapat sekitar delapan ribu bangunan masjid di Rusia dan terdapat 20 sampai 25 juta penduduk Rusia yang beragama Islam. Pada umumnya mayoritas penganut Islam di Rusia berasal dari suku Tatar, yaitu masyarakat dari Asia Barat dan Tengah, keturunan Turki (Eurasia), Azerbaijan, Kazakhstan, Kyrgztan, Uzbekistan, dan lainnya.

Ravil Gainutdin menyampaikan bahwa masjid bukan hanya tempat beribadah, tetapi juga sebagai pusat budaya dan tempat belajar, dan mendidik, di mana para intelektual Muslim bersama-sama menentang radikalisme dan ekstremisme sebagai prinsip dasar agama Islam. Mengenai hubungan Indonesia dan Rusia semakin hari semakin erat. (njs/dbs)


Back to Top