Madinah Gelar Simposium Haji yang Akan Dibuka oleh Putra Mahkota Saudi

gomuslim.co.id- Simposium haji dan umrah akan digelar di Madinah yang akan dibuka langsung oleh Putra Mahkota sekaligus Wakil Perdana Menteri Arab Saudi Muhammad Bin Naif, pada Rabu (10/05/2017).

Kegiatan tersebut akan dilaksanakan di Universitas Taibah dan diprakarsai oleh Universitas Umm Al-Qura yang berbasis di Makkah. Rektor Universitas Umm Al-Qura, Bakri Assas, memuji pelayanan terbaik yang diberikan kepada para tamu Allah SWT selama ini.

"Kerajaan telah menyebarkan semua potensi manusia dan teknologinya untuk melayani jamaah dan pengunjung," ungkap Bakri Assas seperti dilansir dari publikasi Saudi Gazette, Senin (08/05/2017).

Sebanyak 112 dari total 269 makalah penelitian yang akan dibahas pada simposium tahunan tersebut. Simposium akan membahas penelitian dalam delapan sesi. Setiap harinya, para peserta akan membahas 46 makalah.

“Semua dokumen telah diperiksa, dievaluasi, dan disahkan oleh komite ilmiah sesuai dengan standard internasional,” kata Ketua Pusat Penelitian Haji dan Umrah untuk Penjaga Dua Masjid Suci, Sami Barhameen.

Sementara itu, simposium akan berfokus pada sejumlah tema termasuk fiqih haji, masalah yang berkaitan dengan umrah, ekonomi, arsitektur, lingkungan, kesehatan, media, teknologi dan aplikasinya, serta dampak proyek dan inisiatif baru promosi layanan haji baru. Simposium juga akan membahas partisipasi masyarakat dalam melayani jamaah dan pengunjung selama di Madinah.

Pemerintah Arab Saudi bertekad memperbaiki dan mengembangkan sistem serta fasilitas haji dan umrah. Pemerintah dan semua otoritas terkait akan menyinergikan kemampuan manusia dan teknologi untuk mengembangkan rencana dan program haji dan umrah.

Assas juga memuji pemerintah karena telah menyediakan fasilitas terbaik bagi jamaah dan pengunjung Masjidil Haram. Dia mengatakan, bahwa Pusat Penelitian Haji dan Umrah selalu bekerja sama dengan pihak berwenang untuk mengembangkan sistem haji dan umrah. Mereka melakukan penelitian ilmiah khusus untuk mengatasi hambatan, memberikan saran, serta solusi ilmiah dan praktis yang berkontribusi pada pelaksanaan sistem yang menjamin keamanan jamaah. 

Simposium ini juga bertujuan untuk menarik peneliti dan spesialis di universitas dan lembaga penelitian Saudi, serta peserta dari instansi pemerintah dan sektor swasta untuk membahas hambatan, solusi, fasilitas, penelitian dan pengembangan ilmiah, metode ilmiah, dan proposal praktis yang terkait dengan pelayanan jamaah haji dan umrah. (nat/SaudiGazette/dbs)

 


Back to Top