Jelang Ramadhan, Begini Persiapan Dua Masjid Suci

gomuslim.co.id- Jelang Ramadhan 1438 Hijriah, Pemerintah Arab Saudi melakukan berbagai persiapan khususnya di area Tanah Suci. Kepala Urusan Dua Masjid Suci Syekh Abdurahman Al-Sudais mengatakan para pemangku kepentingan telah memobilisasi semua potensi dan sumber daya untuk menjamin keamanan di dua masjid suci yakni Masjid Al-Haram dan Masjid Nabawi.

Dalam merencanakan sistem keamanan di Masjid Al-Haram, pihaknya akan bekerja sama dengan Pasukan Keamanan Khusus untuk Haji dan Umrah. Syekh Sudais pun telah bertemu dengan Komandan Pasukan Khusus untuk Haji dan Umrah Brigadir Jenderal Abdullah Al-Ghafees.

Mereka membahas perkembangan keamanan terbaru di Masjidil Haram serta persiapan dan pengaturan selama Ramadaan.Dalam pertemuan tersebut juga membahas insiden yang terjadi di Masjidil Haram Jumat pekan lalu. Seorang pria yang diduga mengalami gangguan mental menyerang petugas keamanan dengan pisau di dalam masjid. Penusukan tersebut pun juga melukai beberapa orang yang ada di sana.

Juru bicara Pasukan Keamanan Khusus untuk Haji dan Umrah, Mayor Sameh Al-Salmi mengatakan berdasarkan kamera pengawas pelaku berusia 30-an tahun itu berkeliaran di atap Masjidil Haram sejak shalat Subuh dimulai. Ketika petugas keamanan mendekatinya, orang tersebut malah menyerang mereka dengan pisau.

“Dia yang diduga menderita penyakit jiwa kemudian diamankan petugas,” kata Al-Salmi, seperti dilansir dari publikasi Saudi Gazette. 

Masjidil Haram adalah sebuah masjid yang berlokasi di pusat kota Mekkahyang dipandang sebagai tempat tersuci bagi umat Islam. Masjid ini juga merupakan tujuan utama dalam ibadah haji. Masjid ini dibangun mengelilingi Ka'bah yang menjadi arah kiblat bagi umat Islam dalam mengerjakan ibadah Salat.

Masjid ini juga merupakan masjid terbesar di dunia, diikuti oleh Masjid Nabawi di Madinah al-Mukarramah sebagai masjid terbesar kedua di dunia serta merupakan dua masjid suci utama bagi umat Muslim. Luas keseluruhan masjid ini mencapai 356,800 m2 (3,841,000 sq ft)dengan kemampuan menampung jamaah sebanyak 820.000 jamaah ketika musim Haji dan mampu bertambah menjadi dua juta jamaah ketika salat Ied.

Kepentingan masjid ini sangat diperhitungkan dalam agama Islam, karena selain menjadi kiblat, masjid ini juga menjadi tempat bagi para jamaah Haji melakukan beberapa ritual wajib, yaitu tawaf, dan sa'i.

Sedangkan Imam Besar masjid ini adalah Syaikh Abdurrahman As-Sudais seorang imam yang dikenal dalam membaca Alquran dengan artikulasi yang jelas dan suara yang merdu. (nat/dbs)

 


Back to Top