Muslimah Ini Kenalkan Islam dengan Undang Warga Amerika Serikat untuk Makan Malam Bersama

gomuslim.co.id- Makan malam bersama adalah bahasa yang paling baik dalam menyampaikan pesan. Termasuk dalam memberikan pemahaman soal Islam. Hal inilah yang dilakukan seorang muslimah di Detroit, Amerika Serikat, Amanda Saab. Dia adalah muslimah  pertama yang masuk dalam ajang televisi Master Chef FOX.

Ia telah mengundang tamu sepanjang tahun untuk makan dan berbincang tentang muslim di Amerika. Idenya mulai membuka pintu untuk membuat masakan kepada tamu-tamu undanganya ini karena keprihatinnya menyaksikan pemberitaan tentang Islam yang digambarkan Negatif.

Muslimah berusia 28 tahun ini memutuskan untuk ‘Lebih tersedia, terbuka dan menyambut’ orang-orang yang memiliki pertanyaan tentang Islam. Tentunya, para tamu itu dijamu dengan makanan buatan Amanda Saab. “Mari kita tidak hanya menyehatkan perut kita, tapi mari kita pelihara pikiran kita,” ujarnya sebagaimana dilansir dari publikasi Huffington Post, The Power of Humanity baru-baru ini. 

Amanda dan suaminya Huseein Saab, mulai mengundang kelompok kecil rekan, teman dan beberapa orang asing untuk makan malam antar agama. Kegiatan ini diberi nama "Makan malam bersama tetangga Muslimmu". Aktivitas ini dilakukan sejak Januari 2016 lalu dan terus berlangsung hingga sekarang. Makan malam yang disediakan bisa di rumah lama mereka di Seattle, Washington atau di Detroit, Michigan USA.

“Bagi kami, budaya dan agama, itu sangat penting untuk menjadi ramah dan memperlakukan orang lain dengan hormat dan kebaikan. Jadi mari kita mulai dari kebutuhan mendasar dasar yang kita semua butuhkan, yang merupakan makanan dan mari kita tidak hanya menyehatkan perut kita, tapi mari kita memelihara pikiran kita,” katanya.

Amanda melakukannya karena semakin banyak orang yang tidak nyaman dengan Islam. Ia belajar hal itu dari pertanyaan-pertanyaan tamu yang ditemuinya. Sebagian besar mereka tidak tahu soal Islam.

Saat pemilu 2016 lalu, kondisi semakin memburuk. Seakan menghina Muslim telah dilegalkan. Semakin banyak orang berani mengutarakan ketidaksukaannya pada Muslim. Saat itulah ia beritahu suaminya "Ayo undang orang untuk makan malam".

Rumah mereka di Seattle jadi tempat percobaan pertama. Amanda mengundang orang-orang melalui media sosial. Seorang partisipan makan malam pertama yang datang kemudian menulis testimoni di blog Amanda.

"Saya harap kami bisa katakan kami tidak punya rasa buruk untuk Islam," katanya. Acara makan malam itu pun jadi acara rutin Meski Amanda dan suaminya pindah ke Michigan agar lebih dekat dengan keluarga.

Amanda selalu menyediakan masakan istimewa saat makan malam. Mulai dari salmon yang dilumuri bawang berkaramel, kentang panggang rosemary, wortel dengan madu dan thyme, salad, asparagus dengan garnis almond dan saus yogurt orange, masih banyak lagi.

Pertanyaan tamu selalu beragam. Mulai dari kisah keluarga, hingga menjalar ke masalah agama. Seperti pertanyaan sekte dalam Islam, kelompok-kelompok masjid, hukum Islam, kerudung, dan masih banyak lagi.

Kadang acara makan malam pun jadi kesempatan bagi para tamu untuk memberi semangat pada komunitas Muslim. Seperti seorang tamu Yahudi, Stefanie Fox yang datang dengan kaos bertuliskan "Stop profiling Muslims" atau "Berhenti menargetkan Muslim".

"Saya sangat menyesal jika Anda berjalan-jalan dan orang-orang jadi jahat pada Anda," kata Fox. Perempuan yang bekerja untuk organisasi Yahudi di Seattle itu mengatakan memang banyak komentar kebencian, tapi itu tidak semua.

Seorang tamu lain, Anjana Agarwal juga mengatakan ide Amanda bisa jadi jalan keluar untuk menghapus kebencian. Pasalnya, tidak hanya Muslim yang 'gerah' tapi juga komunitas agama lain yang mulai jengah dengan pemberitaan.

Amanda tidak lupa mengucapkan terima kasih tamunya untuk kasih sayang dan kesediaan mereka untuk terlibat dalam percakapan penting. “Saya menikmati mendengar perspektif Anda dan pengalaman dan berharap kami bisa terus bekerja sama untuk membuat dunia kita tempat kita ingin menjadi apa,” ungkapnya. (njs/Huffington Post/dbs)

 


Back to Top