Gandeng Royal Brunei Airlines, Bandara International Lombok Siapkan Rute Baru

gomuslim.co.id- Baru-baru ini, PT Angkasa Pura I (Persero) Cabang Lombok International Airport mulai mengembangkan rute baru bersama maskapai milik Kesultanan Brunei Darussalam, maskapai Royal Brunei. Hal itu bertujuan untuk meingkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Lombok.

 

General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Cabang Lombok International Airport, I Gusti Ngurah Ardita dalam rilis resminya mengatakan kedatangan pertama kalinya maskapai Royal Brunei ke Lombok merupakan tindaklanjut dari pembahasan manajemen Lombok International Airport  dengan Royal Brunei Manager Indonesia Defy Bondang Hermansha di Jakarta pada pekan lalu.

Ardita juga mengapresiasi keseriusan manajemen Royal Brunei, yang mendatangkan Executive General Manager Royal Brunei Airlines Brett McDougall dan Group CEO Deks Air Group Daniel Sin untuk melakukan studi langsung ke Lombok.

"Kami siap membantu pemerintah mejembatani beberapa maskapai internasional membuka rute penerbangan menuju Lombok," kata Ardita.

Lebih lanjut, pembukaan rute penerbangan internasional baru dari dan ke Lombok ini dapat meningkatkan pariwisata dan perekonomian daerah setempat. Lombok International Airport juga mengandeng Pemerintah Provinsi NTB dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB dengan menggelar forum diskusi antara industri pariwisata seperti BPPD, PHRI, dan ASITA.  Royal Brunei dijadwalkan datang untuk dapat melihat langsung KEK Mandalika serta fasilitas bandara.

Menurut pihak Royal Brunei, NTB memiliki potensi bagus dengan branding halal tourism. Selain itu, NTB dan Brunei juga memiliki banyak kesamaan baik dari segi kultur dan juga agama.Karena itu, hal  ini menjadi keuntungan tersendiri bagi Lombok. Turis dari Brunei juga mungkin akan merasa lebih nyaman berlibur ke daerah ini karena predikat wisata halal yang disandang NTB.

 Saat ini Royal Brunei baru memiliki tiga rute penerbangan di Indonesia, yakni ke Jakarta, Surabaya, dan Denpasar. Rute Lombok ini akan menjadi destinasi keempat bagi rute Royal Brunei di Indonesia. (fau/dbs)


Back to Top