Inilah Tiga Sharia Ambassador 2017 dalam Ajang Karim Awards 2017

gomuslim.co.id- Direktur Utama BNI Syariah periode 2016-Maret 2017 Imam T Saptono, Direktur Utama Bank Syariah Mandiri (BSM) periode 2014-2017 Agus Sudiarto dan mantan Direktur Eksekutif Morgan New York Adnan Ganto menerima penghargaan Sharia Ambassador di Karim Awards 2017, Selasa (09/05/2017) di Episentrum, Kuningan, Jakarta Selatan. Sharia ambassador ditetapkan kepada individu yang dinilai sangat berpengaruh bagi pengembangan keuangan syariah.

Presiden Direktur Karim Business Consulting, Adiwarman A Karim mengatakan dari hasil penjurian internal terpilihlah tiga orang yang dinilai berpengaruh besar bagi industri keuangan syariah. Tiga orang tersebut juga berperan penting dalam mendorong bisnis BNI Syariah, BSM, dan konversi Bank Aceh menjadi bank syariah.

“Para juri menilai pak Imam sebagai man of honor karena menjadikan bank tidak hanya sebagai intermediasi keuangan, tapi juga intermediasi perekonomian. Kepada Agus Sudiarto, juri memberi predikat sebagai golden touch karena dengan sentuhan emas dia bisa mendorong BSM, lalu Adnan Ganto yang menjadi man behind the scene Perjanjian Helsinki dan pendirian konversi Bank Aceh menjadi bank syariah,” jelas Adiwarman.

Tiga orang individu tersebut akan menjalankan suatu misi untuk mengembangkan industri keuangan syariah. Adiwarman memaparkan, Adnan Ganto dengan koneksi dan lobi internasionalnya melalui Morgan New York bisa mengangkat ekonomi syariah di level internasional.

“Pak Imam melalui kedekatannya pdengan komunitas muslim diharapkan dapat menjadi duta yang meluruskan suara miring mengenai bank syariah. Sementara, pak Agus tepat untuk meyakinkan Bank Mandiri dan BUMN mengenai bank syariah, jadi dia lebih untuk ke level pemerintahan,” pungkasnya.

Selain tiga ambassador tersebut, Karim Award 2017 untuk kategori Buku II dan Buku III didominasi oleh tiga bank, yakni BSM, BNI Syariah dan Bank BTPN Syariah. Ketiga bank syariah masing-masing meraih prestasi tersendiri dalam ajang tahunan bergengsi bagi bank-bank syariah tersebut.

Bank BTPN Syariah yang masih tergolong baru, berhasil membukukan pendapatan perusahaan yang fantastis dengan pertumbuhan laba 143,78% atau jumlah laba bersih sebesar Rp 412,49 miliar. Selain itu, Bank BTPN Syariah juga berkontribusi sebesar 42,05% dari keseluruhan jumlah total laba BUS.

Atas pencapaian tersebut,, Karim Award 2017 menganugerahkan The Best Islamic Bank (Buku II dan III) sebagai hasil effort Bank BTPN selama periode 2015-2016 dalam mengembangkan industri perbankan syariah di Indonesia.

Adiwarman juga menjelaskan Karim Award 2017 juga menganugerahkan BNI Syariah sebagai The Most Ezpansive Funding dan Financing Buku II & III, dimana BNI Syariah mampu membukukan new share pembiayaan sebesar Rp 4,19 triliun, dan begitu pula kenaikan perolehan new market share pendanaan Rp 4,19 triliun. Lalu Bank Aceh memperoleh predikat The Most Effective Financing sebagai bank syariah baru mampu menekan laju NPF hingga 0,07% jauh lebih baik dibanding tahun sebelumnya (Bank Aceh konvensional) sebesar 2,30%.

 “Bank Syariah Mandiri (BSM) menguasai The Most Growing Financing Market Share dimana kontribusi pembiayaan BSM terhadap jumlah total market share pembiayaan perbankan syariah mencapai 12,84% dengan jumlah new share pembiayaan sebesar Rp 4,49 triliun,” papar Adiwarman Karim.

Namun dalam hal Top New Market Financing Gainer, Bank BTPN Syariah menjadi pemenangnya. Hal ini disebabkan karena pertumbuhan new share pembiayaan Bank BTPN Syariah mengalami pertumbuhan 0,29% berbeda tipis dengan Bank Panin-Dubai Syariah sebesar 0,23%. Jumlah tersebut merupakan selisih dari jumlah total new share pembiayaan dari tahun 2015 dan 2016. (fau/dbs)


Back to Top