Dubai Peringati Hari Migrasi Burung Sedunia

gomuslim.co.id- Lembaga pendidikan dan para ahli di Uni Emirat Arab bekerjasama dengan Kantor Wali Kota Dubai merayakan Hari Migrasi Burung Sedunia pada, Rabu (10/05/2017). Direktur Departemen Lingkungan Hidup Kotamadya Dubai, Alia Al Harmoudi mengatakan Dubai merupakan rumah bagi banyak warga negara dan budaya asing serta menjadi tuan rumah banyak spesies burung yang migrasi dan tinggal di Dubai.

“Masa depan burung penting, tidak hanya untuk kehidupan alam bebas melainkan juga bagi masyarakat, pariwisata, kesehatan, pertanian dan lain sebagainya karena bermanfaat untuk kehidupan dan kesejahteraan umat manusia,” ujar Alia

Alia menerangkan, mengapa Hari Migrasi Burung Sedunia diperingati, sebab burung memainkan peran penting untuk kesinambungan pembangunan di Dubai.

"Tema peringatan tahun ini adalah Masa Depan Mereka adalah Masa Depan Kami," ucapnya. Sejak 2007, lanjutnya, Wali Kota Dubai merayakan Hari Migrasi Burung Sedunia dengan melakukan berbagai kegaitan, antara lain lokakarya, seminar, pameran, kunjungan lapangan, dan berbagai kegiatan lain.

Aisha Al Muhairi, Kepala Perlindungan Sumber Alam, mengatakan Uni Emirat Arab adalah tuan rumah bagi banyak spesies burung, hampir seluruh burung di Dubai adalah pendatang.

"Hubungan antara burung migrasi dan masayrakat adalah independen sebagaimana mereka berbagi satu planet dan memiliki sumber terbatas. Oleh sebab itu perlindungan terhadap burung migrasi sangat penting," katanya.

Ras Al Khor, Dubai merupakan sebuah cagar basah yang dikenal untuk menarik burung bermigrasi dalam jumlah besar. Cagar ini memiliki banyak burung, crustacea, sedikit mamalia dan ikan.

Perlindungan Hidupan Liar Ras Al Khor menampilkan sebuah enklave kehidupan liar relatif yang berbeda dari lalu lintas jalan raya dan infrastruktur urban. Terletak di Tanjung Sungai (Ras Al Khor), wilayah ini merupakan salah satu wilayah urban terlindungi di dunia.

Dubai Municipality telah mengambil peranan besar untuk melindungi dan menghidupkan keanekaragaman hewan pada ekosistem ini. Tanah basah itu telah dilindungi dari umum dan tiga persembunyian burung telah dibangun. Persembunyian burung merupakan tahap pertama pembangunan fasilitas pendidikan pengunjung di wilayah terlindungi itu. Kantor Proyek UEA WWF bersama Departemen Lingkungan Dubai Municipality, membangun fasilitas itu yang disponsori Bank Nasional Dubai.

Kesempatan untuk merasakan lingkungan alam di emirat yang berkembang cepat ini sangat terbatas sehingga pembukaan Ras Al Khor terhadapa pengunjung hanya untuk menarik pecinta alam saja.

Selai itu, Ras Al Khor juga merupakan rumah bagi sekitar 500 Greater Flamingo (Phoenicopterus roseus), yang telah menjadi maskot program perlindungan Hidupan Liar Dubai. (nat/antara/dbs)

 


Back to Top