Gratiskan Pembayaran Air untuk 500 Masjid Selama Bulan Ramadan, Ini Syarat PDAM Maros

gomuslim.co.id- Bulan Ramadhan tinggal beberapa hari lagi. Sejumlah persiapan pun dilakukan demi menyambut bulan suci yang penuh berkah ini. Baru-baru ini,  Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bantimurung Kabupaten Maros menyatakan akan memberikan air bersih secara gratis untuk 500 masjid pada bulan ramadan mendatang.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Bantimurung Kabupaten Maros, Abdul Baddar. Ia mengatakan sedikitnya ada 500 Masjid yang menjadi pelanggan PDAM bebas dari pembayaran. Masjid-masjid tersebut tersebar di sembilan kecamatan yang berdekatan dengan Turikale. Namun masjid yang mendapatkan air gratis tersebut, ialah yang tidak memiliki tunggakan pembayaran.

“Betul, kami sudah melakukan sosialisasi ke masjid-masjid untuk menggratiskan air bersih. Tapi tetap ada syarat yang kami berikan. Supaya tidak ada permasalahan yang muncul nantinya, maka masjid tersebut harus sudah melunasi pembayaran iuran PDAM-nya di bulan berjalan. Jika tidak melunasi, maka tidak kami berikan air bersih gratis," ujarnya Minggu (14/05/2017). 

Lebih lanjut, Baddar mengungkapkan selain menggratiskan air bersih untuk masjid yang berlangganan, PDAM Maros juga melayani pemberian bantuan air bersih untuk masjid lainnya. Seperti halnya salah satu masjid di kecamatan Bontoa. Asalkan masjid tersebut mengajukan permohonan bantuan air bersih, maka PDAM Maros akan melayaninya.

"Untuk masjid yang tidak berlangganan tetap akan kami berikan bantuan air bersih, yang penting ada permintaan dari pengurus masjid. Karena kami juga tidak mampu untuk melayani secara keseluruhan, makanya kami memberi bantuan untuk masjid yang memang terbatas dalam hal air bersih," paparnya.

Baddar merasa yakin, untuk tahun ini, hanya beberapa masjid saja yang mengajukan permintaan bantuan air bersih, mengingat selama beberapa hari terakhir, curah hujan masih tinggi. Sehingga stok air tanah di setiap daerah masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan jamaah masjid saat bulan ramadan mendatang.

Selain itu, pihaknya juga merasa terbantu dengan hadirnya bantuan dari PNPM yang menyediakan layanan air bersih di beberapa daerah yang tidak terjangkau pipa air PDAM.

Sekadar informasi, Kabupaten Maros adalah salah satu Daerah Tingkat II di Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Kota Maros. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 1.619,12 km² dan berpenduduk sebanyak 322.212 jiwa pada tahun 2011.

Kabupaten Maros pada awalnya adalah sebuah wilayah kerajaan yang dipengaruhi oleh dua kerajaan besar di Sulawesi Selatan, yakni Kerajaan Bone dan Kerjaan Gowa, yang mana pada waktu itu, Maros memiliki nilai strategis yang sangat potensial. Kabupaten Maros dari dulu hingga saat ini dihuni oleh dua suku, yakni Suku Bugis dan Suku Makassar.

Pasca kemerdekaan RI, pemerintah mengeluarkan peraturan No. 34 1952 juncto PP. No. 2/1952 tentang pembentukan Afdelling Makassar yang di dalamnya tercakup Maros sebagai sebuah Onderafdelling dengan 16 buah distrik. (njs/dbs/foto: ilustrasi)


Back to Top